Nalar.ID

11 Sektor Baru Nikmati Kemudahan Pajak

Nalar.ID, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana memperluas pemberian stimulus perpajakan bagi 11 sektor bisnis baru. Sebelumnya, pemerintah telah memberikan insentif perpajakan kepada 19 sektor.

Sebanyak 11 sektor tambahan yang mendapat stimulus pajak, antara lain sektor pangan seperti perikanan, peternakan, perdagangan bebas dan eceran, perkebunan dan agrikultura.

Lalu, sektor ketenagalistrikan dan energi terbarukan minyak dan gas bumi, sektor tambang dan batu bara, kehutanan.

Selain itu, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga bakal dapat keringan. Serta sektor telekomunikasi dan penyelenggara internet, logistik, transportasi darat, udara, angkutan sungai dan penyeberangan, hingga konstruksi.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Suryo menjelaskan ada 4 relaksasi jenis pajak yang akan diberikan kepada 11 sektor.

“Yaitu pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21), PPh 22 impor, PPh Badan, dan percepatan restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN),” kata Suryo, dalam video conference, Jumat (17/4/2020).

Kaji 639 Klasifikasi KBLI

Pihaknya sedang merancang perluasan sektor penerima stimulus fiskal melalui sejumlah paket relaksasi perpajakan. Diantaranya, seperti PPh 21 ditanggung pemerintah, PPh 22 impor dibebaskan, PPh badan dikurangi dan restitusi PPN yang dipercepat.

“Saat ini kebijakan tersebut masih dibahas dengan lintas kementerian dan lembaga. Harapan kam, secepatnya rampung agar segera direalisasikan terhadap 11 sektor baru,” tukasnya.

Selain itu, pihaknya tengah mengkaji 639 klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI) dari 11 sektor itu. Pasalnya, akan ada insentif tambahan yang diberikan pemerintah terhadap KBLI atas masing-masing sektor tersebut.

“Saat penyesuaian nanti, di samping sektor usaha, ada list dari KBLI-KBLI yang akan diberi insentif di masing-masing sektor itu,” tukasnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi