Nalar.ID

110 Pesawat Lion Air Terbang Selama Arus Mudik-Libur Lebaran

Nalar.ID, Jakarta -Maskapai Lion Air mengoperasikan 110 unit pesawat saat peak season atau libur lebaran 2022 ini. Dalam keterangan diterima Nalar.ID, Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menuturkan pesawat yang dioperasikan termasuk dalam generasi modern.

“Dalam memberi layanan terbaik, pesawat yang dioperasikan ini termasuk generasi modern yang dikirim langsung dari pabrikan pesawat,” kata Danang.

Ia menuturkan ada enam unit Airbus A330-300 yang menyediakan 440 kursi kelas ekonomi dan 6 unit Airbus A330-900 NEO dengan 436 kursi kelas ekonomi. Kemudian 35 unit Boeing 737-800 Next Generation dengan 189 kursi kelas ekonomi dan 63 unit Boeing 737-900 ER dengan 215 kursi kelas ekonomi.

“Pengaturan operasional pesawat berdasarkan jadwal pergerakan pesawat yang dikelola sesuai basis utama atau home base. Bandara yang dimaksud dari pergerakan pesawat adalah Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang (KNO), Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam (BTH), Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya (SUB),” jelasnya.

Kemudian, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar (DPS), Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan (BPN), Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin (BDJ), Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (UPG). Lalu Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado (MDC), Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon (AMQ), Bandar Udara Internasional Domine Eduard Osok Sorong (SOQ) dan Bandar Udara Internasional Sentani Jayapura (DJJ).

“Lion Air secara konsisten (terstruktur dan terjadwal) menjalankan semua pemeliharaan, pengecekan, pesawat udara, menurut program perawatan (approved maintanence program) secara berjadwal (schedule maintenance) dan tidak berjadwal (unschedulled maintenance),” tambahnya.

Danang menambahkan Lion Air berkomitmen mewujudkan operasional penerbangan dengan pesawat yang prima, aman, dan layak terbang. Selain itu juga sejalan dengan persiapan penerbangan yang tepat.

Ia juga memastikan operasional mulai dari pengecekan dan pemeliharaan komponen pesawat, sterilisasi dan kebersihan pesawat, dan pengecekan pesawat cadangan. Para teknisinya pun dipastikan berpedoman pada prosedur dan program pelatihan dari perusahaan yang sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Seluruh pelaksanaan operasional penerbangan Lion Air, tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan, serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan ketat. Untuk persiapan operasional penerbangan, Lion Air senantiasa memastikan kondisi kesehatan personel pesawat udara yang bertugas dalam kondisi memenuhi kualifikasi kesehatan,” tuturnya.

Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi