Nalar.ID

13 Hal Dilakukan Orang Sukses di Awal Bekerja

Nalar.ID – Saat mulai pekerjaan baru tiga bulan pertama di tempat kerja, bisa jadi landasan pencapaian besar masa depan. Sebabnya, ketika awal Anda bekerja di tempat baru, penting menetapkan tujuan.

Termasuk membuktikan nilai yang Anda jual pada wawancara hingga membuat ikatan sosial di luar tim Anda. Dikutip dari lama Business Insider, Kamis (6/6), berikut hal yang dilakukan orang sukses dalam 90 hari pertama mereka di pekerjaan:

  1. Katakan ‘ya’ untuk Peluang Menarik

Bahkan jika mereka tak yakin bagaimana cara mengeksekusinya. Kata penulis dan pembicara Danny Rubin, jika tak yakin bagaimana langkah tepat menyelesaikan tugas atau apa manfaat untuk Anda, dan jika Anda ditawari kesempatan menarik, silahkan dan katakan ‘ya’.

  1. Punya Capaian Tujuan

Sebelumnya, Ahli strategi karir Madam Salpeter menjelaskan bahwa penting memiliki tujuan. Ini untuk mengukur kesuksesan Anda. Jika tidak, Anda tidak tahu apa yang Anda upayakan setiap hari.

Semoga atasan mengembangkan tujuan agar Anda capai selama enam bulan pertama atau setahun kerja Anda. Apakah tujuan penjualan, sejumlah proyek yang harus diselesaikan, atau lainnya. Sasaran-sasaran itu harus dikaitkan jelas dengan deskripsi pekerjaan. Serta sasaran keseluruhan perusahaan.

Apakah bos Anda tak memberi Anda tujuan sama sekali? Saran Salpeter, kembangkan tujuan itu sendiri.

  1. Refleksi Teratur Tujuan

Mudah untuk menetapkan tujuan tinggi, lalu lupakan saja. Tapi harus merefleksikan teratur apakah Anda benar-benar mencapai apa yang Anda janjikan untuk dilakukan di awal pekerjaan Anda.

Kata Pakar saran karir Amanda Augustine, “Apa pun yang Anda jual di wawancara, jadikan misi Anda untuk menunjukkan bahwa Anda akan melakukan.”

Periksa, apakah sasaran Anda telah berubah. Bagaimana Anda bisa meningkatkan alur kerja untuk menyelesaikan lebih banyak dan jadi versi diri yang Anda inginkan pada hari pertama.

  1. Penyelesaian Masalah di Tim

Ketika Anda baru bergabung ke organisasi baru, kesalahan dalam struktur atau model bisnis mereka mungkin langsung jelas bagi Anda.

Tapi jangan hanya beri tahu atasan apa yang menurut Anda salah dengan tim. Atau tinggalkan masalah untuk karyawan yang lebih berpengalaman. Diskusikan apa yang Anda perhatikan. Beri solusi.

“Saya suka karyawan memiliki hasrat menangani masalah ketimbang menghindari mereka,” ujar CFO Kim Jabal, Weebly.

  1. Evaluasi Kelompok

Mudah membuat nyaman dengan teman kantor. Tapi saat Anda mengenal mereka, saatnya bersosialisasi dan bertemu orang lain di perusahaan. Anda ingin memulai dengan meminta saran dan perspektif mereka.

Kata kepala tugas di perusahaan perekrut perangkat lunak Jobvite Rachel Bitte, orang-orang bersedia untuk berbicara tentang diri mereka sendiri.

“Orang-orang mau membagikan apa yang telah mereka pelajari di bidang itu. Jadi jangan takut untuk memanfaatkan jaringan itu, hanya untuk belajar,” tambahnya.

  1. Hadiri Rapat dan Percakapan

Sebelumnya, Augustine, memberi tahu, mulai minggu pertama, harus menghadiri percakapan dan rapat. Ini tempat bagus untuk berdiskusi pengalaman dan wawasan Anda. Selama pertemuan itu, mulai tentukan di mana Anda ahli dan jadi orang yang tepat di perusahaan untuk topik-topik itu.

  1. Kembangkan Kebiasaan Baik

Penulis ‘The Power of Habit’, Charles Duhigg, menulis dalam bukunya: ‘Typically, people who exercise start eating better and becoming more productive at work. They smoke less and show more patience with colleagues and family. They use their credit cards less frequently and say they feel less stressed. Exercise is a keystone habit that triggers widespread change.’

Artinya, kegiatan positif lain yang bisa meningkatkan pekerjaan Anda termasuk membaca, menulis, meditasi, dan melukis.

  1. Kebutuhan Pemimpin dan Masuk ke Visi

Orang-orang sukses selalu menunjukkan berapa banyak nilai yang mereka bawa ke peran mereka masing-masing. Kata agen FBI Robin Dreeke dalam bukunya: ‘The Code of Trust: An American Counterintelligence Expert’s Five Rules to Lead and Succeed’, ia tak pernah berpikir meyakinkan siapapun tentang apapun.

  1. Lacak Habiskan Waktu

Kata pakar produktivitas Laura Vanderkam, mereka bisa meletakkan dasar untuk melakukan lebih banyak dari apa yang mereka suka. Anda mungkin melebihkan berapa banyak waktu yang harus dihabiskan untuk melakukan pekerjaan yang tak Anda suka.

  1. Umpan Balik

Setelah satu – dua bulan bekerja, Anda bisa konsultasi dengan bos untuk memastikan Anda berada di jalur yang benar, untuk jadi superstar di perusahaan Anda.

Kata Natalia Autenrieth, dalam keterangan tertulis di Top Resume, “Ini peluang besar dapat umpan balik awal tentang apa yang Anda lakukan dengan benar. Apa yang perlu dilakukan lebih baik. Bagaimana bisa menghabiskan waktu minggu depan untuk manfaat terbesar tim,” kata Natalia.

  1. Bincang dengan CEO

Mengobrol ringan tentang liburan atau mendiskusikan model bisnis perusahaan, orang-orang sukses berbincang dengan pimpinan perusahaan saat mereka menambahkan hal baru ke perusahaan.

  1. Kesempatan Jejaring

Jaringan terdengar menakutkan. Tapi sesederhana mengambil kopi. Atau bicara ‘Game of Thrones’ dengan rekan kerja. Eks Pemimpin Redaksi Cosmo dan Marie Claire, Joanna Coles menuturkan, terhubung ke rekan-rekan sama penting dengan menghubungkan ke bos Anda.

  1. Jaga Hubungan

Menurut Augustine, menjelang mulai pertunjukan baru, pegawai baru harus kembali dan terhubung dengan orang-orang di perusahaan lama dan minta rekomendasi. Waktu terbaik mendapat rujukan bukan saat cari pekerjaan, tapi jauh sebelum Anda membutuhkannya.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi