Nalar.ID

15 Top Ritel Terbesar Asia Tenggara 2021

Nalar.ID, Jakarta – Dalam setahun terakhir, pandemi Covid-19 memengaruhi pola belanja masyarakat. Beberapa marketplace dan perusahaan ritel asal Indonesia, seperti Tokopedia, Alfamart, Salim Group, dan Bukalapak mengalami lonjakan transaksi.

Dalam laporannya, Riset Euromonitor International menyebutkan, empat perusahaan itu masuk 15 besar perusahaan ritel terbesar Asia tenggara.

“Tokopedia menempati posisi pertama pemain retail di Indonesia sekaligus di Asia Tenggara,” tulis dari laporan Euromonitor International, awal Oktober 2021.

Dari laporan itu, Tokopedia mengungguli Seven & I Holding Co. Ltd. di peringkat kedua dengan nilai transaksi 11,53 juta dolar AS. Sementara, di posisi ketiga ada Sea Ltd., perusahaan Singapura yang merupakan induk dari Shopee, dengan nilai transaksi 8,73 juta dollar AS.

Berikut daftar 15 besar perusahaan ritel terbesar di Asia Tenggara 2021. Ini berdasarkan nilai transaksinya:

PT Tokopedia: 11.683 juta dollar AS.

Sevel & I Holdings Co Ltd: 11.532 juta dollar AS.

Sea Ltd (Shopee): 8.739 juta dollar AS.

Tesco Plc: 6.504 juta dollar AS.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart): 6.437 juta dollar AS.

Salim Group: 6.221 juta dollar AS.

Alibaba Group Holding Ltd: 5.599 juta dollar AS.

Central Group: 5.543 juta dollar AS.

SM Retail Inc: 5.406 juta dollar AS.

Mobile World JSC: 4.474 juta dollar AS.

PT Bukalapak.com: 3.657 juta dollar AS.

Mercury Drug Corp: 3.516 juta dollar AS.

Puregold Price Clib Inc: 3.418 juta dollar AS.

Daily Farm International Holdings Ltd: 3.203 juta dollar AS.

Big C Supercenter PCL: 3.006 juta dollar AS.

Dikutip dari Kompas.com, daftar Top 100 Peretail di Asia Pasifik peringkat satu hingga tiga ditempati Alibaba Group Holding Ltd. Nilai transaksinya 367.060 juta dollar AS. Lalu, diikuti JD.com Inc 261.231 juta dollar AS, dan AEON Group 79.987 juta dollar AS.

Di wilayah Asia Pasifik, perusahaan teknologi buatan Indonesia, Tokopedia masuk peringkat 26. Pangsa pasarnya 11.683 juta dollar AS, atau sekitar Rp 166 miliar. Jumlah itu mengungguli Apple Inc di peringkat 27 sebesar 11.278 dollar AS, dan Sea Ltd sebagai induk perusahaan Shopee di peringkat 31 sebesar 10.367 juta dollar AS.

Platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee dan Lazada berperan besar dalam digitalisasi brand-brand yang tadinya hanya bergerak di ranah offline,” demikian keterangan ini.

Secara keseluruhan, nilai ritel Asia Tenggara diperkirakan mampu mencatat pertumbuhan sebesar 6,7 persen selama lima tahun ke depan (2021-2025).

Sementara untuk di Indonesia, peringkat 1-5 berurutan ditempati Tokopedia, Sea Ltd (Shopee), Salim Group, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), dan Bukalapak.

Penulis: Febriansyah | Editor: Febriansyah

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi