Nalar.ID

2025, Indonesia Produksi Penuh Mobil dan Motor Listrik

Jakarta, Nalar.ID – Pemerintah menargetkan, tahun 2025, kendaraan bermotor listrik, seperti mobil dan motor, akan di produksi penuh. Saat ini pemerintah tengah menyiapkan infrastruktur dan fasilitas fiskal. Harapannya, untuk mendukung upaya masuk ke industri kendaraan bermotor listrik.

“Target di 2025, motor atau mobil 20 persen secara keseluruhan menggunakan listrik,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Selasa (15/01).

Dalam waktu dekat, pemerintah telah menyiapkan peraturan presiden (perpres) untuk kebijakan fiskal. Termasuk syarat-syarat untuk menggunakan fasilitas itu. Sebab, kata Airlangga, untuk tahap awal, akan dimulai dengan bea masuk 0 persen untuk kendaraan berbasis electric vehicle ini. Selanjutnya menurunkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

“Kami terbuka untuk pemegang merk kendaraan bermotor listrik luar negeri yang mau masuk ke sini (Indonesia). Maksudnya (terbuka) adalah sistem dan fasilitas itu, mau pemegang merk atau merk baru itu semua (terbuka). Ini juga berlaku untuk hybrid, electric vehicle, atau vio sol,” jelasnya.

Ketika disinggung tentang rencana teken perpres kendaraan bermotor listrik ini, Airlangga menyatakan, akan ada konsultasi Menteri Keuangan dengan Komisi XI DPR. “Sesudah itu (tanda tangan), baru bisa jalan (perpres),” tambahnya.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi