Nalar.ID

3 Single dan 2 Album, Ini Ide Kreatif Nagaswara Racik Para Talent

Nalar.ID – Tahun ini, label Nagaswara Music & Publishing kembali menelurkan dua album terbaru sekaligus. Album yang dimaksud, yakni ‘RPH  feat. Nagaswara All Stars’ dan album ‘VCD Karaoke Siti Badriah Lagi Syantik The Album’. Album ini dirilis 25 Maret lalu di Jakarta.

Duo RPH (Republik Penguasa Hati) merupakan grup rapper. Sebelumnya, RPH, banyak berkolaborasi dengan sejumlah penyanyi dangdut. Mulai dari Zaskia Gotik, Siti Badriah, Nella Kharisma, dan Fitri Carlina.

Album ‘RPH  feat. Nagaswara All Stars’ berisi 10 lagu. Salah satu yang populer adalah Lagi Tamvan dan PaijoSementara, album ‘VCD Karaoke Siti Badriah Lagi Syantik The Album’ mengenalkan jagoan lagu Lagi Syantik ciptaan Yogi RPH dengan arranger Donall Kinan Sammy. Lagu itu mengantarkan Sibad–sapaan akrab Siti Badriah–mencapai terkenal dan kain dikenal masyarakat Indonesia.

Termasuk sejumlah penghargaan dan nominasi, baik dalam maupun internasional. Salah satunya AMI Awards 2018 dan Best ASEAN Economic Community Song di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, lagu Lagi Syantik sangat fenomenal dan telah ditonton lebih dari 486 juta kali. “Senang, berkat lagu ini (Lagu Syantik), bisa membawaku ke ajang penghargaan-penghargaan besar,” kata Sibad. Album karaoke itu turut memasukkan lagu Lagi Tamvan dan Nikah Sama Kamu.

Album Karaoke

Dihubungi terpisah, Selasa (2/4), Rahayu Kertawiguna, produser dan CEO Nagaswara, mengatakan, tak hanya Sibad yang dibuatkan album karaoke. Sebelumnya, label pimpinan Rahayu ini juga pernah merilis format karaoke bagi artis Zaskia Gotik, Kerispatih, Wali, dan sebagainya.

“Karena segmen terbesar kami masih disini (album karaoke). Lagu-lagu yang hits juga yang banyak dinyanyikan karaoke di rumah. Alasan lain, agar rumah-rumah karaoke serentak memutarkan karya original kami dan bukan bajakan. Karena masalah ini, kami pernah bawa (perusahaan karaoke) masalah ini ke meja hijau,” jelasnya.

Mengetahui kesuksesan ini, Sibad, merasa senang namun belum puas. “Masih mau gali (potensi) lagu dan mencari lagu apa yang kira-kira baru dan mendatangkan rezeki,” ungkap Sibad.

Rahayu menuturkan, koloborasi RPH dan artis-artis Nagaswara merupakan bagian dari konsep kreatif dalam melakukan kemasan produk di pasar.

Konsep Kreatif

“Konsep kemasan tampil kreatif dan berevolusi, dan kekinian, sehingga masyarakat penikmat musik Indonesia selalu mendapatkan hal berbeda,” kata Rahayu.

Terkait memasukkan para penyanyi di ‘all stars’, Rahayu, berusaha menyatukan satu kesatuan dari keluarga besar Nagaswara. Di sini, ia mengumpulkan pendatang baru dengan penyanyi yang sudah eksis.

Selain merilis dua album tersebut, Nagaswara, juga melepas tiga single penyanyi di label yang sama. Diantaranya Andrigo, lewat single reycle dari band asal Malaysia, Search, berjudul Isabella. Lagu ini dibuat dengan aransemen berbeda. Selain itu, nada tinggi Andrigo membuat lagu ini lebih fresh dan segar.

Kedua, penyanyi Keizo dengan lagu Jamu Gendong (Janda Muda Gak Suka Berondong) karya Awan Derama. Ketiga, Denias, jebolan ajang pencari bakat di salah satu televisi Indonesia. Ia merilis ulang single Undangan Mantan. Sebelumnya, lagu itu telah dipopulerkan oleh Sibad, dengan aransemen musik kekinian.

“Setiap artis kami, punya karakter dan kelebihan berbeda. Mereka bertiga anak muda berbakat. Andrigo, kental melayu. Denias dan Keizo, sama. Keizo, juga dari model dan MC. Saya beharap, kelebihan karakter-karakter ini bisa mendukung karya-karya. Kita masih kekurangan penyanyi dangdut pria dan lagu-lagu hits-nya,” tutupnya.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi