Nalar.ID

4 Juni, RI Berangkatkan Jemaah Haji Kloter Pertama

Nalar.ID, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menuturkan, Indonesia akan memberangkatkan 100.051 jemaah haji pada penyelenggaraan haji tahun 2022 ini.

“Setelah dua tahun, kita tidak memberangkatkan jemaah haji karena Covid-19. Tahun ini kita kembali memberangkatkan jemaah haji dengan kuota 100.051 jemaah dan 1.901 petugas,” kata Menag, dikutip dari laman resmi Kemenag, belum lama ini.

Ia mengungkapkan, kloter pertama jemaah direncanakan berangkat 4 Juni mendatang. Ia meminta jajaran terkait bekerja cepat dan cermat untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji ini. Ia tak mau ada yang santai-santai, sebanyak apapun pengalaman yang dimiliki dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Kecepatan dan kecermatan dalam persiapan penyelenggaraan haji harus dilakukan, mengingat ini adalah kali pertama Indonesia memberangkatkan jemaah haji pada masa pandemi. Sejak beberapa hari lalu kita sudah bersusah payah mendapat kuota haji. Kali ini kita harus bersusah payah agar pelaksanaan haji bisa berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Pemerintah bersama DPR telah menetapkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar jemaah haji tahun ini, rata-rata sebesar Rp39,89 juta. “Ini meliputi biaya penerbangan, sebagian biaya akomodasi di Makkah dan Madinah, biaya hidup (living cost), dan visa,” ungkap Menag.

Menag menjelaskan, Bipih merupakan salah satu komponen dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Komponen lain dari BPIH adalah biaya protokol kesehatan. Tahun ini disepakati biayanya senilai Rp808.618,80 per jemaah.

Komponen ketiga dari BPIH adalah biaya yang bersumber dari nilai manfaat keuangan haji yang disepakati sebesar Rp41.053.216,24 per jemaah. Jadi, total BPIH tahun ini disepakati sebesar Rp81.747.844,04 per jemaah. 

Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi