Nalar.ID

4 Pinta YLKI soal Iklan Rokok di Internet

Nalar.ID – Menteri Kesehatan (Menkes) meminta Menteri Komunikasi dan Informatika untuk memblokir iklan rokok di internet. Bagaimana pandangan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)?

Berikut penjelasan Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, dalam siaran tertulis yang diterima Nalar.ID, Jumat (14/6):

  1. Langkah Menkes layak diberikan dukungan. Maka itu, YLKI meminta Menteri Kominfo memblokir iklan rokok di internet. Termasuk iklan rokok dari negara lintas batas.
  2. Keberadaan iklan rokok di internet sangat mengkhawatirkan, sebab dapat dibuka oleh siapa pun dan kapapun. Tanpa kontrol dan batas waktu. Termasuk di buka oleh anak-anak dan remaja. Kini, lebih dari 142 juta pengguna internet di Indonesia, termasuk diantaranya anak anak.
  3. Iklan rokok di internet layak diblokir guna melindungi anak-anak dari paparan iklan rokok. Serta mencegah meningkatnya prevalensi merokok pada anak-anak dan remaja.
  4. Indonesia merupakan negara yang masih menjadi surga iklan dan promosi rokok. Padahal, di seluruh dunia, iklan dan promosi rokok telah dilarang. Sebagai contoh, di Eropa, iklan rokok telah dilarang sejak 1960. Di Amerika Serikat, sejak 1973.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi