Nalar.ID

430 Ribu Lebih Aduan Konten Negatif Temuan Kominfo Sepanjang 2019

Nalar.ID, Jakarta – Sepanjang tahun 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kemenkominfo) menerima 431.065 aduan masyarakat.

Aduan ini terkait konten bermuatan negatif yang diterima melalui laman aduankonten.id, email atau melalui akun Twitter @aduankonten.

Berikut datanya, dari keterangan tertulis Kemenkominfo kepada Nalar.ID, Rabu (8/1/2020).

  1. Kategori terbanyak diadukan oleh masyarakat adalah konten terkait pornografi. Totalnya 244.738 konten sepanjang 2019. Kemudian konten bermuatan fitnah sebanyak 57.984. Serta 53.455 aduan terkait konten yang meresahkan masyarakat.
  2. Konten lainnya yang mendominasi aduan masyarakat sepanjang 2019 adalah terkait perjudian 19.970. Konten penipuan 18.845, dan konten hoaks 15.361.
  3. Konten bermuatan SARA, terorisme atau radikalisme. Serta pelanggaran hak atas kekayaan intelektual (HAKI). Termasuk kekerasan pada anak juga tercatat dalam aduan masyarakat sepanjang 2019.
  4. Aduan yang masuk melalui kanal-kanal itu diverifikasi oleh Tim Aduan Konten. Aduan tersebut untuk menguji apakah konten tersebut menyalahi aturan perundangan sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)?. Jika ditemukan pelanggaran peraturan perundangan maka Tim Aduan Konten akan meneruskan proses pemblokiran ke penyedia platform. Tim Aduan Konten menetapkan prioritas untuk pelaksanaan pemblokiran dan dipantau oleh Tim Panel Ahli.
  5. Selain menerima aduan masyarakat, Kemenkominfo secara aktif terus melakukan patroli siber untuk melakukan pengaisan, verifikasi, dan validasi terhadap seluruh konten internet yang beredar di ruang maya Indonesia.
  6. Baik konten hoaks, terorisme dan radikalisme, pornografi, perjudian, atau konten negatif lain menggunakan mesin AIS. Mesin ini dikelola oleh Subdirektorat Pengendalian Konten Internet, Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo.
  7. Kementerian Kominfo juga mendorong masyarakat untuk menghindari penyebaran konten yang melanggar ketentuan UU ITE. Jika menemukan atau menerima informasi elektronik yang patut diragukan kebenarannya, masyarakat dapat menyampaikan aduan melalui laman aduankonten.id, email aduankonten.id@kominfo.go.id, maupun akun Twitter @aduankonten.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi