Nalar.ID

5 Fakta Kapal Patroli Buatan RI Rp86 Miliar

Nalar.ID – Kabar bahagia. Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) bakal memiliki dua kapal patroli anyar. Nilainya Rp86 miliar. Kapal itu, rencananya, akan diserahkan kepada TNI AL pada November 2019.

Berikut faktanya, dalam keterangan tertulis Komisaris Utama PT Steadfast Marine Tbk Eddy Kurniawan Logam:

1. Uji Coba

Komisaris Utama PT Steadfast Marine Tbk Eddy Kurniawan Logam mengatakan, usai diluncurkan, kedua kapal itu akan tahap uji coba. Proses penyelesaian akhir berlangsung selama 1,5 bulan. Lapal-kapal ditargetkan diserahkan akhir November 2019.

2. Teken Januari 2019

Kontrak kedua, kata Eddy, kapal diteken pada Januari 2019. Menurut kontrak, selesai 15 Desember 2019. Pihaknya optimis akhir November 2019 bisa diserahkan.

3. Kualitas Baik dan Waktu Cepat

Pihaknya menjelaskan, berupaya semaksimal agar kedua kapal dikerjakan dengan kualitas baik dan waktu cepat. Harapannya, bisa membuat TNI AL kembali memesan kapal ke Steadfast Marine.

4. Kandungan Lokal

Dalam membangun kedua kapal itu, kata Eddy, pihaknya berupaya meningkatkan kandungan lokal. Pintu kedap air, interior, sampai kabel kedua kapal bertenaga masing-masing 1.900 horse power itu menggunakan produk buatan lokal.

5. Galangan Kapal Pontianak

Untuk informasi, PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) meluncurkan dua kapal patroli di galangan kapal di Pontianak, Kalimantan Barat. Kapal ini adalah pesanan TNI AL.

Penulis: Erha Randy | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi