Nalar.ID

5 Tips Kerja dari Rumah agar Disiplin

Nalar.IDBanyak orang mulai mempertimbangkan mengambil pekerjaan yang dapat dikerjakan di rumah. Untuk menggeluti secara profesional, ketahui potensi diri terlebih dahulu. Pasalnya, bekerja dari rumah belum tentu dilakukan semua orang.

Walau bekerja dari rumah memberikan banyak keuntungan, tetap saja ada hal minus, seperti kemandekan karir. Sebab, keberadaan Anda tak dirasakan. Akibatnya, peluang dan kesempatan besar bagi Anda begitu kecil.

Bagaimana siasat mengelola bekerja dari rumah? Dikutip dari Business Insider, berikut penjelasannya.

Atur Jadwal
Walau bekerja di luar kantor terlihat menyenangkan, tapi perlu atur waktu agar punya jadwal elastis dan fleksibel. Jika sudah melakukan, perlu diketahui bahwa bekerja dari rumah tak semudah membuka laptop. Perhatikan batasan-batasan untuk keluarga. Termasuk gangguan lain agar tetap bekerja fokus.

Makan Bergizi
Selain membantu memertahankan berat badan sehat, makan dengan baik membantu meningkatkan energi. Agar kemampuan tetap fokus. Usahakan konsumsi protein cukup, sayuran segar, rendah lemak sehat, karbohidrat, hingga gula, dan makanan bergizi lainnya.

Jeda Waktu
Walau kerja sangat keras guna memenuhi tenggat waktu dan menghasilkan hasil pekerjaan maksimal, harus punya waktu untuk meminimalisir tekanan dan stres. Cara ini memaksimalkan pekerjaan.

Istirahat Cukup
Saat produktivitas berjalan, kesehatan fisik ikut memengaruhi. Pastikan istirahat cukup. Setidaknya satu jam sekali. Anda bisa meregangkan kaki agar aliran darah mengalir. Kembalikan fungsi pikiran agar lebih segar dan kembali berkonsentrasi.

Fokus di Proyek
Sejatinya, e-mail (surat elektronik) atau kotak masuk di email, atau apapun, akan  terus masuk ke notifikasi Anda. Alangkah baiknya, abaikan dahulu selagi fokus mengerjakan tugas. Maksudnya, sebagian belum tentu terlalu penting dan mendesak. Termasuk sensitif terhadap waktu. Buat diri agar tetap produktif.

Penulis: Veronica Dilla | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi