Nalar.ID

6 Aplikasi Dukung WFH, Wajib Coba

Nalar.ID, Jakarta – Pemberlakuan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mencapai hampir 80 persen selama pandemi Covid-19.

Sebenarnya, ada banyak aplikasi pendukung WFH. Mulai dari platform berbagi file sampai conference call. Tujuannya, agar tetap terhubung saat bekerja dari jarak jauh.

Apa saja? Dirangkum Nalar.ID, berikut 10 aplikasi pendukung WFH.

WhatsApp

Aplikasi kerap digunakan sebelum pandemi dan aktivitas WFH. Tapi, akan berguna guna tetap terhubung dengan teman atau bos saat bekerja remote.

Tak hanya mendukung layanan berbagi pesan saja, ada pula fitur berbagi file. Serta video dan audio call yang kini sudah bisa dilakukan secara grup. Semua layanan ini bisa digunakan gratis. Aplikasi bisa diunduh untuk perangkat Android, iOS dan mendukung penggunaan di browser.

Zoom

Nama ini langsung meroket sesaat sebagian besar dunia mengharuskan aktivitas dilakukan di rumah. Tak terkecuali bekerja. Platform ini bisa melakukan rapat jarak jauh dengan jumlah peserta cukup banyak. Zoom juga dilengkapi beberapa fitur pendukung, seperti berbagi layar dan chat antarpeserta rapat. Platform ini bisa digunakan di mobile atau desktop.

Selain itu, Zoom menyediakan layanan gratis dengan limitasi waktu 40 menit. Ada pula layanan berbayar berbagai tambahan fitur. Mulai dari US$149,9 (Rp2,08 jutaan) per tahun bisa untuk 100 partisipan dan meeting hingga 30 jam atau US$199,9 (Rp2,7 jutaan) per tahun menampung 300 orang.

Google Meet

Serupa seperti Zoom, aplikasi ini sering digunakan melakukan rapat selama WFH. Google terus mengembangkan platform dan kebijakan di dalamnya. Misalnya, hingga 31 Maret 2021 lalu, pengguna gratis bisa melakukan panggilan hingga 24 jam. Google juga menambahkan tombol Meet di akun Gmail masing-masing pengguna sejak Mei 2020.

Untuk berbayar, ada paket G Suite Essentials. Dibanderol US$8 (Rp111 ribu) per bulan, penggunaan maksimal 300 jam dan 150 partisipan. Selain itu G Suite Enterprise untuk 250 orang dan 300 jam rapat.

Slack

Platform ini hampir mirip seperti WhatsApp. Slack menyediakan fitur berbagi file dokumen hingga membuat ruang chat sesuai dengan tim. Slack sudah terintegrasi dengan layanan lain, seperti Google Drive dan Dropbox.

Google Drive

Saat WFH, pasti butuh platform untuk menyimpan atau mengirim file dalam jumlah besar. Google Drive salah satu jawabannya. File di Google Drive bisa dibagi dengan kontak pada akun Gmail.

Lalu, bisa mengunggah langsung dari Docs atau Sheets. Untuk versi gratis, Google menyediakan storage mencapai 15GB. Sementara dengan membayar US$100 atau Rp1,3 jutaan perbulan bisa menyimpan file 10TB.

Dropbox

Selain Drive, Dropbox bisa jadi pilihan berbagi file kerjaan. Berbasis cloud, platform ini bisa mengunggah, transfer, dan berbagi file dengan orang lain. Fitur berbagi file memudahkan saat harus membagi hasil pekerjaan ke teman kerja dalam ukuran berapapun. Dropbox juga menyediakan fitur memindai dokumen dengan kamera hingga mengubah tanda terima atau hasil tulisan jadi PDF.

Penulis: Febriansyah | Editor: Febriansyah

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi