Nalar.ID

70 Duta Provinsi Siap Bersaing di LIDA 2020

Nalar.ID, Jakarta – Setelah sukses menggelar LIDA (Liga Dangdut Indonesia) 2018 yang menobatkan Selfi (Sulawesi Selatan) dan Faul (Aceh)di LIDA 2019sebagai pemenang, di awal 2020 ini Indosiar siap menghadirkan kembali LIDA 2020. Ajang pencarian bakat menyanyi dangdut yang dianugerahi sebagai “Program Pencarian Bakat dengan Peserta dari Provinsi Terbanyak” oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) ini berhasil menjaring 16.000 lebih peserta,naik 9% dari LIDA 2019 melalui audisi offline di 34 Provinsi Indonesia. Serta audisi online lewat Kapanlagi Dangdut, untuk kemudian terpilih 70 Duta Provinsi terbaik yang akan bertarung di panggung LIDA 2020. Kompetisi LIDA 2020 akan dibuka oleh perkenalan 70 Duta Provinsi terpilih lewat “Konser Bhinneka Tunggal Ika” pada Kamis, 23 Januari 2020 LIVE pukul 20.00 WIB.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, LIDA 2020 memiliki konsep lebih fresh. Melibatkan para bintang muda Indosiar sebagai dewan juri. “LIDA 2020 akan menjadi jalan bagi para duta provinsi bermetaformosis from zero to hero. Tak hanya bagi dirinya, tetapi bagi keluarganya lewat bakat yang mereka miliki,” tutur Harsiwi Achmad, Direktur Programming SCM, kepada Nalar.ID, Kamis (23/1/2020).

Kehadiran dewan juri terbagi dalam dua tim, yakni Tim Merah terdiri dari para penyanyi dangdut yang telah lama berkecimpung di industri musik dangdut. Diantaranya Soimah, Rita Sugiarto, Nassar, Inul Daratista, Dewi Perssik, Zaskia Gotikdan Nita Thalia.

Lalu Tim Putih dari bintang Indosiar, seperti Lesti DA, Fildan DA, Reza DA dan Weni DA. Kehadiran mereka semakin mempertegas bahwa para bintang jebolan program pencarian bakat di Indosiar mampu berkembang menjadi bintang yang eksistensinya di industri hiburan Tanah Air.

Selain perbedaan pada susunan dewan juri, LIDA 2020 juga akan menghadirkan Fashion Guru, yaitu Caren Delano, Maya Ratih, Fomal, Eko Tjandra, serta Diana Putri, yang baru bergabung pada LIDA 2020. Mereka menilai dan memberikan masukan atas busana yang dikenakan oleh para Duta Provinsi.

Tak hanya duduk di barisan Dewan Juri, bintang Indosiar lainnya, yakni Rara LIDA. Ia akan hadir sebagai pembawa acara bersama Irfan Hakim, Ramzi dan Gilang Dirga. Selama berkompetisi. ke-70 peserta akan mendapatkan pembekalan dari para coach, yakni Adibal untuk olah vokal, Dedi Puja untuk koreografi, dan Bunda Romy sebagai psikolog.

Hal baru lainnya di LIDA 2020 adalah dibaginya ke-70 Duta Provinsi menjadi Grup Putih dan Merah sebagaimana Dewan Juri. Setiap episode, masing-masing grup akan tampil bergantian. Dimulai dari Konser Top 70 Grup 1 Merah pada Jumat, 24 Januari 2020; Konser Top 70 Grup 2 Putih pada Sabtu, 25 Januari 2020; dan seterusnya. Masing-masing Grup Merah dan Putih akan dikomentari dan dibimbing langsung oleh Dewan Juri Merah maupun Putih. Nantinya, Grup Merah dan Putih tetap akan bertemu dan bersaing kembali di Konser Top 44.

Seperti tahun sebelumnya, penyelenggaraan LIDA 2020 telah dilaksanakan di 36 kota di 34 Provinsi Indonesia. Di mana, audisi Provinsi Jawa Timur berlangsung di dua kota, yaitu Banyuwangi dan Surabaya. Begitu juga dengan Jawa Barat, di Tasikmalaya dan Bandung. Dari 34 Provinsi tempat berlangsungnya audisi, terpilih 2 Duta Terbaik yang mewakili masing-masing ovinsi.

Sementara bagi Provinsi yang memegang Juara 1 dan Juara 2 pada LIDA 2019 yaitu Aceh (Faul) dan Sulawesi Selatan (Puput) kembali memperoleh keistimewaan dengan mendapatkan tambahan 1 quota untuk bersaing di LIDA 2020. Dari total 70 duta provinsi yang terpilih, tiga diantaranya merupakan hasil audisi yang dilakukan secara online.

Hadiah yang diberikan pada LIDA 2020 kali ini senilai total 1 Miliar Rupiah dan piala bergilir yang selalu dikembangkan dan ditambahkan ornamen dari Provinsi Juara. Dengan demikian untuk LIDA 2020, piala bergilir tersebut akan sudah mempunyaiornamen Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Aceh. Bersiaplah menjadi saksi lahirnya Duta-Duta Dangdut Terbaik Tanah Air mulai 23 Januari 2019 di Indosiar,

Penulis: Erha Randy | Editor: Erha Randy

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi