Nalar.ID

Akun e-Commerce Anda Diretas? Tak Cukup Ganti Password

Nalar.ID, Jakarta – Di tengah pandemi Covid-19, kejahatan siber tampaknya meningkat. Fakta ini terlihat belakangan ini sejak beberapa e-commerce di Indonesia mengalami kebocoran data. Bahkan akun pengguna diperjualbelikan di dark web.

Alfons Tanujaya, pakar keamanan siber dari Vaksidotcom mengungkapkan, meningkatnya aksi retas kemungkinan karena meningkatnya transaksi online.

“Indonesia salah satu negara berpengguna layanan online terbesar di dunia. Setidaknya masuk ke Top 10. Peretasan database platform online ini sudah menjadi ancaman sebelum Covid-19, ya. Sebelumnya Yahoo, Linkedin, hingga Adobe pernah jadi korban bocor data penggunanya,” kata Alfons, dalam keterangan sejumlah media, belum lama ini.

Ganti Password

Adapun, sejumlah platform sudah mengimbau penggunanya untuk mengganti password atau kata kunci guna mencegah pembobolan akun. Tetapi, Alfons mengingatkan, mengganti password bukan satu-satunya langkah yang paling tepat.

“Sebenarnya langkah paling tepat adalah mengaktifkan two factor authentication. Ini seperti cara kerja pada internet banking, di mana ketika pengguna mentransfer dana, akan diminta memasukan password sekali pakai (OTP),” sambungnya.

Caranya, masukkan enam kode ini sekali dipakai dan tidak dapat dipakai lagi. “Bisa melalui lewat WhatsApp, SMS dan token. Prinsip kerjanya sama, akan menampilkan angka dan pada waktu yang sama hanya sekali,” ujarnya.

Kelompok Lama

Alfons melanjutkan, di balik aksi peretas yang belakangan terjadi, yakni ‘Shiny Hunters’, diduga merupakan kelompok peretas lama dengan nama baru. Menurut Alfons, mereka cukup handal dan akan sulit dilacak.

Sebab, kata Alfons, dalam kasus ini mereka telah menjual data, karena itu bisa ditindak.

“Mereka juga tidak bodoh dan menggunakan nama baru. Kemungkinan mereka jago, orang lama yang sulit sekali dilacak,” tutupnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi