Nalar.ID

Animo Tinggi di Morula IVF, Pertumbuhan Bayi Tabung Grup BMHS Capai 40%

Nalar.ID, Jakarta – Jumlah siklus bayi tabung di Indonesia, saat ini mencapai lebih dari 10 ribu siklus.

Angka siklusnya pun, diakui President Director Morula IVF (In-Vitro Fertilization) Indonesia dr. Ivan Riza Sini, mencapai 10 ribu. Menariknya, sekitar 40 persen dilakukan di Klinik Morula IVF Indonesia.  

“Pertumbuhan lebih dari 40 persen merupakan hasil kerja keras tim. Serta bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Baik dari business Morula atau BMHS (Bundamedik Healthcare System) sebagai induk dari usaha kami (PT Bundamedik Tbk.),” ujar dr. Ivan Riza Sini, kepada Nalar.ID, Sabtu (18/2/2022).

Selain itu, perkembangan program fertilisasi pun semakin pesat. Saat ini ada lebih dari 36 layanan bayi tabung di Indonesia. Salah satunya di Morula IVF.

Ia menekankan, ketimbang negara tetangga, jumlah siklus bayi tabung di Indonesia terbilang besar, sehingga pengalaman dokter pun lebih tinggi.

Melihat tingginya animo masyarakat untuk menggunakan produk dan jasa, Morula IVF turut berusaha meningkatkan kualitas dan kepercayaan kepada masyarakat. Ia mengungkapkan, selama lima tahun terakhir, animo masyarakat terhadap Morula IVF sangat tinggi.

Tentu saja, disertai dengan sejumlah tantangan yang dihadapi ke depan. “Bagaimana menjaga kualitas dengan baik. Tahun 2021, kami berhasil mempertahankan akreditasi internasional Reproductive Technology Accreditation Committee Code of Practice (RTAC) di masa pandemi Covid-19. Ini yang membuktikan komitmen kami terhadap luaran program,” jelasnya.

Ilmu Holistik

Pihaknya menilai, ini sebagai bentuk optimistis menuju perkembangan bisnis dan pertumbuhan yang semakin besar di tahun 2022. “Ditambah dengan konsistensi di masa pandemi Covid-19, juga memberikan confidence untuk kita tumbuh terus di 2022,” tambahnya.

Pertumbuhan tersebut terkait keberhasilan perusahaan menyediakan layanan kesehatan. Terutama bagi pasangan suami-istri serta mengembangkan ilmu pengetahuan kesehatan secara holistik.

Fokus terhadap produk dan layanan di bidang fertilitas, Morula IVF memiliki tujuh layanan terkait kehamilan. Seperti inseminasi buatan dari sisi pria (intra uterine insemination). Kemudian, layanan Pre-implantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A), atau teknologi skrining kromosom pertama di Indonesia.

Selain memperkuat internal core business, ekspansi klinik dan layanan tetap menjadi pertimbangan. “Untuk penekanan terhadap lifestyle healthcare product, ekspansi-ekspansi akan dilakukan di 2022. Tak hanya dari sisi product, namun jumlah outreach market,” tukasnya.

Oleh karena itu, perlu persiapan yang sangat matang dari segala aspek. Baik dari segi calon ibu atau ayah. Maka, tidak heran bila biaya IVF sedikit mahal. Di Tanah Air, dalam sejumlah informasi yang dihimpun, biaya IVF bayi tabung berbeda-beda. Tergantung prosedur rumah sakit. Kisaran estimasi antara Rp60 – Rp100 juta.

Adapun, dalam menjalankan program IVF, pasangan harus memenuhi sejumlah syarat administrasi. Pertama, tak boleh untuk pasangan yang belum menikah. Kedua, tak menggunakan ibu pengganti.

Tiga, tak boleh menggunakan bank sperma. Empat, tak boleh pada pasangan yang sudah meninggal. Terakhir, wajib mempersiapkan buku nikah sipil.

Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi