Nalar.ID

Artis Ini Laporkan Elly Sugigi dengan Pasal Berlapis

Nalar.ID, Jakarta – Elly Sugigi, koordinator penonton bayaran, resmi dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, oleh eks pedangdut Tessa Mariska, Jumat (3/8).

Elly, dilaporkan dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan. Yakni perbuatan mengambil barang milik orang lain, sebagian atau seluruh, di mana penguasaan atas barang sudah ada pada pelaku, tapi penguasaan terjadi secara sah.

Misalnya, penguasaan suatu barang oleh pelaku terjadi karena pemiliknya menitipkan barang tersebut. Atau penguasaan barang oleh pelaku terjadi karena tugas atau jabatannya, misalnya petugas penitipan barang. Runutan dari pasal itu adalah tujuan penggelapan yakni memiliki barang atau uang dalam penguasaan, padahal barang atau uang itu pada dasarnya milik orang lain.

Kemudian, Pasal 378 KUHP, soal penipuan untukmenguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum memakai nama palsu. Atau rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau agar memberi hutang maupun menghapuskan piutang.

Dari pasal itu, Elly, terancam hukuman empat tahun penjara.

“Ancaman hukuman empat tahun, pasal penipuan 378 dan penggelapan 372,” kata Firdaus Oiwobo, kuasa hukum Tessa, ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (4/8) petang. Laporan tercatat dengan nomor LP/4084/VIII/2018/PMJ/Ditreskrimum.

Firdaus menuturkan, akan menunggu langkah pihak penyidik. Yang jelas, kata Firdaus, pihaknya sudah menerapkan pasal-pasal itu, yang nantinya ada mekanisme lanjutan. Entah pemanggilan atau apapun sesuai KUHP.

Lusy Daiva, rekan Tessa, yang ikut mendampingi ke pelaporan di Polda Metro Jaya, mengatakan, pihaknya melaporkan Elly tanpa adanya paksaan dari siapapun. “Dia (Tessa) enggak dikomporin siapapun untuk maju ke laporan ini. Ini bukan laporan dadakan tanpa ada pertimbangan,” kata Lusy.

Kata Lusy, yang juga berprofesi sebagai pengacara ini, mengatakan, pada April 2018, Tessa, sudah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya mengenai dugaan penipuan oleh Elly.

Sementara, disisi lain, Lusy, menyesali perbuatan Elly yang menjelekkan Tessa di media sosial. Elly, menuduh Tessa mencari panggung dan sensasi agar terkenal.

Diketahui, masalah ini muncul saat Maret 2018 lalu, Tessa melakukan kerjasama dengan Elly untuk bisnis penonton bayaran. Sejumlah dana digelontorkan Tessa untuk memberi modal pada Elly. Hingga kini, dana sekitar Rp 50 juta milik Tessa tak kunjung kembali. Bahkan, keuntungan yang dijanjikan Elly kepada Tessa tak ada kejelasan. Tessa, merasa ditipu hingga akhirnya melaporkan ke Polda Metro Jaya.

Elly, membantah melakukan penipuan. Dalam video yang diunggah di media sosial, ia klarifikasi bahwa selama ia menjadi penonton bayaran, tak ada masalah.

Penulis: Erha Editor: Ceppy Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi