Nalar.ID

Asyik, ASN Diperpanjang Libur Sampai 13 Mei 2020

Nalar.ID, Jakarta – Pemerintah memperpanjang masa bekerja di rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) selama 14 hari kerja, terhitung sampai 13 Mei 2020.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 50/2020 tentang Perubahan Kedua atas Surat Edaran Menteri PANRB No. 19/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Ini akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan,” kata Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Dwi Wahyu Atmaji, dalam siaran tertulis diterima Nalar.ID, di Jakarta, Senin (20/4/2020).

Adapun, perpanjangan ini mempertimbangkan Keputusan Presiden No. 11/2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Keputusan Presiden No. 12/2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) sebagai Bencana Nasional.

Selain perpanjangan masa WFH, surat edaran ini mengatur keberlangsungan pemerintahan dan pelayanan publik, penyesuaian sistem kerja pada kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Apa saja?

Pertama, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada instansi pemerintah memastikan agar penyesuaian sistem kerja di lingkungan instansinya tak menganggu penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kedua, PPK melakukan penyesuaian sistem kerja pada instansi pemerintah di wilayah dengan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sesuai SE Menteri PANRB No. 45/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja bagi ASN pada Instansi Pemerintah yang Berada di Wilayah dengan Penetapan PSBB.

Ketiga, ASN diminta untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Playstore untuk versi Android dan Appstore untuk versi iOS. ASN diharapkan mengajak keluarga dan masyarakat sekitar untuk turut mengunduh dan menggunakan aplikasi tersebut.

Atmaji menjelaskan, SE Menteri PANRB No. 19/2020 dan No. 34/2020 masih tetap berlaku. Sebab ada beberapa ketentuan yang tak tercantum dalam SE terbaru. Sehingga, lanjutnya, menjadi satu kesatuan dengan SE Menteri PANRB No. 50/2020.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi