Nalar.ID

Banyak Aturan PPDB Tak Sesuai Juklak dan Juknis, Ini Alasan Ali Zamroni

Nalar.ID, Jakarta – Anggota DPR Ali Zamroni bersama Ketua Komisi X DPR RI melakukan inspeksi mendadak atau sidak PPDB DKI Jakarta yang tengah menjadi perhatian banyak pihak. Ini menjadi masalah penting untuk ditindaklanjuti langsung oleh Komisi X DPR.

Menurut Ali, adanya ketidakcocokan pada kebijakan PPDB ini akan menuai banyak penolakan dari masyarakat, khususnya orang tua siswa.

“Banyak aturan yang tak sesuai juklak dan juknis Dinas Pendidikan DKI Jakarta dengan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019, terutama mengenai sistem zonasi dan usia pendaftaran. Ini hanya akan menyusahkan orang tua dan murid,” kata Ali, kepada Nalar.ID, Rabu (1/7/2020).

Tak Efektif

Ali menilai sistem PPDB berdasarkan usia akan berdampak pada ketidakefektifan proses PPDB.

“Tak hanya orang tua, tapi banyak murid mengeluh karena harus ditolak hanya karena alasan umur, padahal sudah berusaha meningkatkan prestasi,” tukasnya.

Menurutnya, kebijakan ini bukan hal efektif serta harus dicabut dan jangan sampai terulang. “Maka itu, saya meminta Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mencabut aturan itu. Proses pendaftaran khusus zonasi juga diperpanjan,” ujarnya.

Ke depan, kata Ali, Kemendkibud harus membuat kriteria pendaftaran sekolah dengan lebih visoner, inovatof, edukatif, dan kompetitif.

“Termasuk, didalamnya mencerminkan pendidikan ke Indonesiaan,” tutupnya.

Penulis: Ceppy F. Bachtiar | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi