Nalar.ID

Begini Akselerasi Vaksinasi Covid-19 KemenPANRB-Polri

Nalar.ID, Jakarta – Program vaksinasi Covid-19 kian gencar dilaksanakan pemerintah. Pada Maret lalu, tercatat 626 pejabat dan pegawai Kementerian PANRB menyelesaikan dua tahap vaksinasi Covid-19.

Kini, bekerja sama dengan Kepolisian Negara RI, Kementerian PANRB turut memfasilitasi keluarga pegawai guna mempercepat tercapainya kekebalan komunal melalui vaksinasi Covid-19.

Sebanyak 213 pegawai dan keluarganya telah mendaftar untuk difasilitasi pelaksanaan vaksinasinya pada Senin (20/7/2021) di Gedung Bhayangkari Mabes Polri, Jakarta Selatan.

“Para pegawai terdaftar ini pegawai yang belum divaksin pada periode sebelumnya. Penyebabnya, para pegawai itu terpapar Covid-19 saat itu, sehingga harus menunggu minimal tiga bulan hingga bisa divaksin.

Kerja sama vaksinasi ini salah satu upaya Polri sejak Januari 2021 untuk menggencarkan program nasional. Pelaksanaannya tak hanya di Mabes Polri, tapi di 5.218 titik gerai vaksinasi di polsek, polres, dan polda seluruh Indonesia.

Ini dilakukan guna mempermudah masyarakat untuk mendapat vaksinasi. “Prinsipnya, vaksinasi harus dipermudah, jangan dipersulit. Ini kita akomodir agar makin banyak yang mendapat vaksin Covid-19,” kata Kepala bidang Pelayanan Kesehatan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Pol dr. Farid Amansyah sekaligus Koordinator Vaksinator di Polri.

Ia menjelaskan, masyarakat hanya perlu datang ke kantor polisi terdekat dengan membawa kartu identitas yang memiliki nomor induk kependudukan (NIK), seperti KTP atau Kartu Keluarga (KK). Setiap masyarakat berusia diatas 18 tahun bisa memperoleh vaksin Sinovac.

Meski telah divaksin, dr. Farid mengingatkan agar selalu waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Ia juga mengimbau agar masyarakat tak mudah percaya dengan hoaks yang menyebar di berbagai platform media.

“Tolong jangan percaya hoaks yang berseliweran. Vaksin adalah program dunia yang harus kita sukseskan,” tegasnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Febriansyah

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi