Nalar.ID

Bersaing Sengit, Ini Jurus Para Juri The Voice Indonesia 2019

Nalar.ID – Ajang pencarian bakat menyanyi The Voice Indonesia (TVI) 2019 akhirnya tayang perdana di GTV, Kamis (29/8) malam.

Tahun ini (TVI) menghadirkan kolaborasi musisi Tanah Air lintas generasi. Formasi coaches spektakuler datang dari genre musik yang berbeda. Mereka adalah Titi DJ, Armand Maulana, duet coaches Vidi Aldiano dan Nino RAN, serta coach milenial baru, Isyana Saravati.

Blind Audition dimulai. Di babak ini, coaches menilai langsung kualitas suara para kontestan di atas panggung dengan duduk membelakangi kontestan tanpa melihat penampilan mereka.

Memulai babak pertama Blind Auditions, penampilan Belinda Khaerana asal Bogor membuka panggung TVI dengan membawakan lagu dangdut dari Inul Daratista berjudul Masa Lalu.

Saling Berebut

Penampilannya membuat semua coach memutar kursi untuk Belinda. Mereka saling berebut dan merayu Belinda masuk ke tim mereka. Penasaran dengan potensi lain yang dimiliki Belinda, para coach memintanya untuk menyanyikan lagu genre berbeda. Belinda menyanggupi dengan lagu Frank Sinatra berjudul My Way.

Penampilannya tersebut membuat semua coaches terkejut dengan keahlian Belinda bernyanyi dengan menggunakan suara pria. Tak ayal, para coaches saling melempar rayuan untuk merebut perhatian Belinda.

Bahkan Nino sampai mengeluarkan air matanya. “Sepanjang 2 season The Voice Indonesia, baru ini Nino ngeluarin air mata,” kata Vidi, partner coach Nino, dalam siaran tertulis yang diterima Nalar.ID, Jumat (30/8).

Setelah rayuan panjang para coaches, akhirnya Belinda memilih masuk ke tim Vidi-Nino. Selain Belinda, penampilan memukau yang membius para coach hingga perang rayuan ditampilkan oleh gadis asal Bekasi, Lydia Puspa Melati. Ia sukses membawakan lagu Mac Ayres berjudul Easy.

Tiga dari empat coaches memutar kursi untuk Lydia (Armand, Vidi-Nino & Isyana), hanya Titi yang tak memutar kursi untuk Lydia. Setelah tiga coaches berputar, mereka berdebat mendapatkan hati Lydia. Bahkan Armand menggunakan kesempatan block-nya kepada Vidi-Nino.

Selain itu, Armand dan Isyana sampai turun ke stage untuk membujuk Lydia. Isyana pun sampai bermain keyboard dan mengiringi Lydia bernyanyi Keep Being You karena Lydia merupakan fans dari Isyana.

Saking terpukaunya, Isyana mengomentari penampilan Lydia yang sempurna membawakan lagu Mac Ayres. Lydia pun menjatuhkan pilihan bergabung dengan tim Isyana.

Kualitas Suara

Dari 12 kontestan yang beradu teknik vokal Kamis (29/8) malam, ada satu kontestan berhasil membuat coach juara di season sebelumnya angkat piala untuk membujuknya masuk tim Armand.

Adalah Cevinita Nikita, asal Bekasi yang berhasil membuat empat kursi coach berputar. Cevinita berhasil membuat para choaches kagum pada kualitas vokal dan karakter bernyanyi di lagu Anganku Anganmu dari Raisa dan Isyana.

Persaingan sengit memperebutkan Nikita terjadi diantara para coaches. Selain isyana, Vidi-Nino mengeluarkan rayuan mautnya dan berani memberikan janji: lolos atau tidak, tim Vidi-Nino akan membuatkan lagu untuknya.

Bahkan Armand harus mengeluarkan piala juara season lalu, dan Titi sampai mengeluarkan gerakan tangan hipnotisnya untuk membujuk Nikita agar bergabung dengan timnya. Tak pelak, bujuk rayu para coaches membuat Nikita bimbang. Namun akhirnya ia memutuskan untuk bergabung dengan tim Isyana.

Penulis: Veronica Dilla | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi