Nalar.ID

Biasa Pakai WiFi Gratisan? Ketahui Bahaya Ini

Jakarta, Nalar.ID – Biasa menggunakan WiFi gratis di tempat umum? Sebaiknya hati-hati. Kemungkinan, WiFi bisa disusupi malware (malicious software) yang dapat mengeksploitasi data perangkat Anda.

Tonny Seno, National Technology Officer Microsoft Indonesia, mengatakan, WiFi gratis salah satu pola atau metode pencurian data. Ia menuturkan, sia-sia jika pengguna memiliki password akun media sosial hingga 16 digital jika tetap menggunakan WiFi gratisan.

Password bisa dicuri orang,” jawab Tonny, disela diskusi ‘Microsoft Hybrid Cloud Summit’, di hotel di Jakarta Selatan, Selasa, (27/11).

Tonny mengatakan, metode pencurian ini sangat mudah diretas. Peretas, lanjutnya, tinggal membeli perangkat Mifi. “Lalu S SID (pengidentifikasi rangkaian layanan) Mifi dinamakan ‘WiFi atau internet gratis’. Ini untuk menarik perhatian korban mengakses WiFi itu. Peretas langsung bikin situs akun, misalnya Facebook, lalu rebutan masuk dan orang bisa dapat banyak ratusan password,” lanjutnya.

Ia menambahkan, dalam rantai keamanan siber, manusia merupakan celah keamanan yang kerap dimanfaatkan peretas.

“Maka itu, sebagus apapun menggunakan perangkat lunak atau keras untuk menangkal ancaman malware, akan tetap bobol kalau literasi digital manusianya rendah,” imbuhnya.

Incar Perusahaan

Dari hasil pengamatan dan penelitiannya, banyak perusahaan cukup maju, melatih seluruh karyawan bawah hingga level atas terkait edukasi literasi digital. Ini untuk memastikan setiap orang paham literasi.

Ia menyebut, ada metode peretas yang khusus mengincar individu atau perusahaan tertentu. Biasa disebut Spear Phising. Metode ini memungkinkan peretas mengetahui struktur organisasi yang diincar sebelum aksi serang.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ezar Radinka

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi