Nalar.ID

Bijak dan Aman dengan Layanan PayLater

Nalar.ID, JakartaUntuk sejumlah orang, fitur paylater telah menjadi kebutuhan untuk kegiatan pembelian kebutuhan sehari-hari.

Anda termasuk salah satunya?

Sah-sah saja menggunakan fitur paylater sebagai alat pembelian utama dalam pemenuhan kebutuhan atau hal lain. Namun, bagaimana memahami dan bijaksana menggunakan layanan ini agar tak menganggu kesehatan keuangan pribadi Anda?

Perlu diingat, sama seperti fitur keuangan lain, paylater  memiliki ragam risiko serta kekurangan. Bila tak diketahui secara baik, akan merugikan kondisi finansial Anda. Bagaimana menggunakan fitur paylater yang bijak dan aman?

1. Layanan Legal

Hal utama yang harus diperhatikan sebelum mengunggah aplikasi paylater adalah legalitas dan kredibilitasnya. Pilih platform penyedia paylater yang legal serta terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

2. Bunga dan Tenor Cicilan

Sebelum memutuskan meminjam atau membayar dengan paylater, sejumlah rincian biaya harus Anda ketahui. Mulai dari denda, tenor cicilan, limit pinjaman, dan beban bunga.

Setelah itu, perhitungkan dulu, apakah sanggup membayar tagihan dengan beban biaya tambahan yang diberikan, atau tidak? Lalu, apakah bisa membayar tepat waktu atau tidak. Jika merasa sulit atau tak sanggup, lebih baik jangan mencoba.

3. Keadaan Darurat

Cara paling tepat memanfaatkan fitur paylater, salah satunya saat dalam keadaan darurat. Kemudahan dan kecepatan fitur ini untuk mendapatkan uang pinjaman atau membeli sesuatu sangat penting. Cepat, tanpa harus menunggu gajian dulu.

4. Kalap Saat Promo

Promosi dan potongan harga yang ditawarkan layanan ini bisa membuat lebih hemat. Kalau tak disikapi bijak, promo bisa membuat kalap belanja. Selain itu membuat Anda berakhir membeli barang-barang yang tak diperlukan. Walau ada promo, perhatikan, apakah promo sesuai kebutuhan Anda? Jika tidak, hiraukan.

Sebenarnya, tujuan aplikasi paylater adalah memudahkan transaksi dan kredit digital untuk mereka yang tidak ingin repot mengajukan ke bank. Selain itu kemudahan dan cepat.

Jadi hati-hati memanfaatkan fitur ini . Pastikan penggunaannya benar-benar bertujuan untuk membantu Anda. Serta diimbangi oleh kemampuan Anda dalam melunasi. Jangan sampai tujuan memakai paylater agar untung, malah buntung.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

 

 

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi