Nalar.ID

Bisnis Minyak Wangi, Ini Target Tiwi Eks T2 sebagai CEO

Nalar.ID – Lama vakum dari panggung musik nasional, Tiwi Prastiwi Dwiarti atau Tiwi eks duo T2, punya warna kesibukan baru. Kesibukan ini sedikit jauh berbeda dengan dunianya selama ini. Belakangan, mantan rekan duet Tika Ramlan ini mengenalkan produk parfum terbaru bernama Parfum Gue.

Di produk ini, Tiwi, tidak hanya menjadi model produk atau bran ambassador, melainkan mengelola perusahaan keluaran produk tersebut, yakni PT Parfum Gue sebagai Chief Executive Officer (CEO).

diri untuk mengelola produksi parfum baru bernama Parfum Gue. Tidak hanya mengelola dan menjadi model iklan produknya, ia juga dipercaya menjadi Chief Eperation (CEO).

“Menerima tantangan sebagai CEO enggak mudah. Untuk posisi tersebut, aku enggak cuma mengenalkan produk ini ke pasaran tetapi ikut mengelola dan turun tangan,” kata Tiwi, dalam jumpa pers di Pisa Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6).

Sebelum memutuskan menjadi CEO, awalnya ia menjajal aroma parfum ini tahun 2016 lalu. Menurut Tiwi saat itu, aroma khas parfum ini begitu khas dan unik. Ia mengaku, aromanya sesuai golongan darah B.

“Cukup pakai nama Prastiwi Dwiarti dan pakai tanggal lahirku aja,” tukas, mengawali proses.

Dalam tugasnya sebagai CEO, ia tidak hanya mengetahui seluk-beluk product knowledge lebih dalam, melainkan terjun dan berbagi informasi kepada masyarakat atau penyuka wewangian tubuh. Termasuk pengetahuan kepada distributor.

Tidak tanggung-tanggung. Dalam sehari, ia mampu memproduksi produk ini lebih dari 300 botol. Dalam sebulan, ia target memproduksi 10 ribu botol. Sekali lagi, ia ingin produk ini gencar sampai ke masyarakat dan pencinta parfum.

“Enggak ada batasan umur pemakai parfum ini,” tambahnya. Kelebihan lainnya, parfum ini tanpa alkohol, asli Indonesia, dan bersertifikasi halal. Parfum Gue dilepas ke pasaran mulai Rp 295 hingga Rp 750 ribu per botol.

Untuk ketahanan, wangi parfum tahan hingga 12 jam sejak awal pemakaian. Nama Tiwi melejit saat berhasil meraih finalis ajang AFI (Akademi Fantasi Indosiar) 2005 silam.

Penulis: Ceppy F. Bachtiar | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi