Nalar.ID

Bisnis Terdampak Corona, Uci Flowdea Enggan PHK Pegawainya

Nalar.ID, Surabaya – Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia mengklaim, saat ini pengusaha masih terus mencoba menghindari opsi pemutusan hubungan kerja alias PHK. Khususnya di tengah ketidakpastian usaha akibat terdampak virus Corona (Covid-19).

Dengan melakukan PHK, pengusaha akan berpikir dua kali. Sebab, bukan hanya memutuskan hubungan kerja. Lebih dari itu, harus membayar pesangon.

Pandangan berbeda turut disuarakan oleh pengusaha wanita asal Surabaya, Jawa Timur, Uci Flowdea. Sebagai seorang pengusaha perkayuan dan bulu mata, Uci sangat merasakan betul efek virus tersebut.

Meski demikian, ia belum mengambil langkah atau opsi untuk mem-PHK karyawan-karyawannya.

“Saya tidak sempat memilih opsi PHK, karena melihat kepedulian terhadap orang lain. Jadi saya tidak tega memilih opsi itu,” kata Uci, dihubungi Nalar.ID, Rabu (1/4/2020).

Ketimbang PHK, ia lebih mempertahankan karyawannya agar tetap bekerja dengan order seadanya. Ia menilai dampak secara ekonomi bagi pelaku usaha sangat besar dari wabah ini.

“Karena saya ekspor dan melayani penjualan hanya untuk China. Jadi, problem ini sudah saya alami selama hampir tiga bulan,” tambahnya.

Ia berharap, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang baik untuk seluruh pengusaha. “Agar dampak ini tidak saya alami sendiri dan menjadi beban saya sendiri,” sambungnya.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi