Nalar.ID

Blacklist Tak Efektif Berangus Situs Pornografi di Indonesia

Jakarta, Nalar.ID – Pemerintah telah menerapkan internet sehat dengan penghapusan konten atau situs pornografi dewasa.

Bahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), telah memblokir ribuan situs. Termasuk memerintahkan 15 penyedia layanan internet (ISP) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menerapkan safe mode.

Kendati begitu, berdasarkan laporan salah satu penyedia konten pornografi, Indonesia, masih terbilang sangat tinggi dalam pencarian laman situs porno. Dengan menyebut kata kunci, misalnya, ‘perempuan hamil’ atau ‘ayah’.

Menanggapi hal ini, Ketua Bidang Industri 4.0, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) Teguh Prasetya menyatakan, pemblokiran oleh Kominfo, sampai sejauh ini masih belum efektif.

“Karena masih menggunakan sistem blacklist. Kami pernah mengusulkan, bisa pilih rezim blacklist atau rezim whitelist. Itu pakai dua pendekatan. Main cepet-cepetan saja antara maling atau polisi-nya. China pakai pendekatan whitelist, di blokir semua. Kalau (pemerintah) mau (memakai) pendekatan ekstrem ke sana,” ucap Teguh, disela diskusi di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (27/11).

Ia mengingatkan, sejumlah langkah harus diterapkan oleh pemerintah. Antara lain, harus ada national gateway (pintu gerbang) atau National Access Provider (NAP).

Nantinya, dari national gateway, ada perangkat yang memblokir secara total. “Melihat isi lalu menyortir. Tapi kalau sekarang, kan pemerintah baru bikin,” sambungnya. “Kalau sekarang pemerintah baru membuat negatif list saja. Update sana-sini, belum 100 persen,” jelasnya.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi