Nalar.ID

BPJS Ketenagakerjaan-Menaker Ajak Pekerja Seni Terlindungi Jamsostek

Nalar.ID, Magelang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) bersama Menteri Ketenagakerjaan mengajak seluruh pekerja seni di Indonesia untuk terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah dan Direktur Keuangan BPJamsostek Asep Rahmat Suwandha, belum lama ini di Magelang, Jawa Tengah.

Ida Fauziyah mengajak para pekerja seni untuk jadi peserta karena akan memperoleh banyak manfaat dan terlindungi dari resiko kerja yang mungkin terjadi.

“Para pekerja seni ini harus dapat manfaat yang dapat diperoleh peserta BPJS Ketenagakerjaan, yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan kematian, dan jaminan pensiun. Manfaat itu tak hanya untuk kepentingan pribadi peserta, tapi keluarganya,” ujarnya.

Kata Menaker, hingga kini masih banyak pekerja informal, khususnya pekerja seni belum melindungi diri dan keluarganya ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Sebab, mereka belum dapat pemahaman baik pentingnya menjadi peserta.

“Terdapat program terbaru, yakni Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi pekerja/buruh yang terkena PHK. Pelaksana program itu adalah pemerintah dan BPJamsostek. Bagi peserta program JKP yang terkena PHK berhak menerima tiga manfaat, yaitu uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan ikut pelatihan kerja,” tambahnya.

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi