Nalar.ID

Cara Baim Sasar Milenial Lewat Lagunya

Nalar.ID – Solois Baim kembali berkarya. Tak tanggung-tanggung, ia menelurkan dua single terbaru di bawah naungan label Nagaswara Music & Publishing, Rabu (31/7) lalu. Dalam lagu ini, ia berduet dengan Rendy Pandugo dan Sandhy Sondoro.

Diketahui, Rendy merupakan solois pria yang digandrungi anak-anak muda saat ini. Sementara, Sandhy, adalah master vocal Tanah Air dengan segudang prestasi di dalam dan luar negeri.

Bersama Rendy, Baim melepas lagu berjudul Halusinasi. Menariknya, lagu ini diciptakan oleh Artika Sari Devi, yang tak lain istri Baim.

Hal menarik lainnya, personil The Dance Company (TDC) dan Rendy ini berkolaborasi dalam sebuah lagu. Tidak hanya vokal, keduanya berkolaborasi pada melodi gitar. Mereka saling mengisi harmoni, yang memang jarang dilakukan oleh solois di Indonesia pada saat ini.

“Kami punya direction atau arah musik yang sama. Sebenarnya, banyak gitaris yang menyanyi di media sosial. Kami mau meramaikan dan memanaskan lagi,” jelas Baim, dalam keterangan sejumlah media, belum lama ini.

Dukungan Istri

Lagu ini berkisah tentang dua pria yang merasa memiliki satu wanita yang sama dan membuat kedua pria itu seperti berhalusinasi. Boleh dibilang, ini bentuk kekompakan Baim dengan sang istri yang terus mendukung karir bermusiknya.

“Enggak jarang, istri kasih gagasan dan ide saya membuat karya. Tahun 2019 ini, saya pernah buntu cari ide bikin syair. Iseng saja minta dia (istri) buat syair,” tukasnya.

Sementara, rekan duet Baim, Rendy mengaku tersanjung berkolaborasi dengan rekannya. Rendy menganggap, Baim sebagai living legend. Sebab, sejak kecil, karya Baim menjadi inspirasinya belajar gitar. Single ini menandai kembalinya Baim usai album terakhirnya, Wasowekete is a Waluwa (November 2017).

Dihubungi terpisah, Selasa (6/8), CEO Nagaswara Rahayu Kertawiguna sangat mendukung upaya kolaborasi Baim, Rendy, dan Sandhy, dalam proyek terbaru ini. Ia mengaku, karya ini merupakan ide Baim yang melibatkan Rendy sebagai sesama solois dan gitaris.

“Ini ide menarik. Enggak banyak yang seperti ini. Semoga bisa memberikan sesuatu yang fresh di industri musik kita,” kata Rahayu.

Rahayu tidak merasa kaget ketika Baim membuat konsep kolaborasi seperti ini, meski sebelumnya sukses dan mantab di band-nya, TDC, dan sejumlah side project di luar band. Sama halnya dengan personil TDC lain.

Kebebasan Kreativitas

“Baik dari band atau label, mereka diberi kebebasan untuk itu. Dia ada album solo. Terakhir, (album) kemarin menyanyi dengan dua anaknya. Sempat juga merilis album solo gitar ‘Chaotic Gemini’ tahun 2011. Pernah pula di luar TDC buat album di Nagaswara dengan JabalRootz. Jadi, proyek Baim dengan Rendy dan Sandhy ini bukan pertama di luar TDC,” jelasnya.

Sejak awal, Rahayu memang mengidolakan sosok kreativitas Baim bermusik, jauh sebelum bergabung TDC bergabung dengan Nagaswara. “Saya hanya mendukung kreativitas beliau,” imbuhnya.

Tidak ada kesulitan berarti dalam pengerjaan single baru ini. Paling, kata Rahayu, lebih kepada pengurusan izin Rendy yang berada di label lain. Sejak 15 Juli lalu, lagu Halusinasi tersedia di sejumlah platform seperti Spotify, Apple Music, YouTube, dan Joox.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi