Nalar.ID

‘Dengan Bunga’, Cara Puluhan Perempuan ini Serukan Persatuan Indonesia

Nalar.ID“Dengan bunga kami bicara..,” demikian seruan puluhan perempuan yang menggelar aksi damai di depan Rumah Aspirasi, markas relawan Presiden Jokowi di Jalan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/5/2019) lalu.

Aksi simpatik para perempuan yang tergabung dalam ini menyapa warga pelintas di ruas jalan. Aksi berlangsung sejak 16.30 hingga 17.15 WIB, menjelang berbuka puasa.

perempuan membagikan tangkai bunga - nalar.id
Perempuan membagikan tangkai bunga dan tajil berbuka puasa di kawasan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/5). NALAR/Febriansyah.

Dalam aksi ini, mereka membagikan ratusan tangkai bunga putih berstiker dan takjil bagi bagi para pelintas yang berpuasa hingga pengendara roda dua dan empat.

“Artinya, ada sekitar 3.000 orang yang menerima pesan ini (perdamaian dan persatuan Indonesia) selama kami melakukan 6 kali aksi di berbagai tempat,” tukas Sisca Rumondor, perwakilan aksi, kepada Nalar.ID, seusai aksi berlangsung.

perempuan membagikan tangkai bunga - nalar.id
Perempuan membagikan tangkai bunga dan tajil berbuka puasa di kawasan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/5). NALAR/Febriansyah.

Uniknya, saat Sisca dan rekannya menggelar aksi simpatik, mereka ‘disambut’ iring-iringan bubaran massa aksi dari lokasi titik di gedung Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) dan KPU (Komisi Pemilihan Umum) pusat di Jakarta Pusat.

Kehadiran ratusan massa tersebut kian memperparah kemacetan ruas jalan. Bus angkutan demonstran hingga truk Brimob, melintas dihadapan mereka.

Sebelumnya, kelompok ini pernah menggelar enam kali aksi. Mulai dari sebelum pencoblosan 17 April, peringatan Hari Kartini, acara ucapan syukur beberapa kelompok, hingga seputaran Sarinah menjelang ramadan. Dalam seluruh aksi tersebut, mereka mendengungkan imbauan untuk menjaga persatuan Indonesia.

perempuan membagikan tangkai bunga - nalar.id
Perempuan membagikan tangkai bunga dan tajil berbuka puasa di kawasan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/5). NALAR/Febriansyah.

Menurut Sisca, lebih baik melakukan hal kecil, daripada duduk diam membaca WhatsApp atau media sosial lain dan ribut di layar ponsel masing-masing.

“Ini (aksi) spontanitas kepedulian para bunda bangsa, ibu-ibu, hingga wanita yang dengan ketulusan menjalankannya,” tukasnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi