Nalar.ID

Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif lewat Katapel Maya

Nalar.ID, Jakarta – Untuk mendorong akselerasi ekonomi kreatif, khususnya di bidang kekayaan intelektual, Katapel.id siap menggelar Katapel Maya. Ini sebuah program yang digelar dengan menggabungkan workshop, mentoring, fasilitasi pemasaran digital dan online business matching.

Program Director Katapel.id, Robby Wahyudi berharap melalui Katapel Maya, para pelaku pengembangan HKI kian berkembang.

“Kita dapat pembelajaran dari para praktisi tentang strategi pengembangan komersialisasi HKI. Materi ini akan sangat berguna agar HKI di Indonesia makin berkembang dan bisa menghasilkan,” kata Robby, kepada Nalar.ID.

Katapel Maya digelar dengan spirit promote, connect dan reinforce. Promote berarti memberi pembelajaran mengenai bentuk promosi dan pemasaran dari karya intelektual dan berbagai potensi untuk komersialisasi karya intelektual.

Sementara connect bermakna jadi jembatan penghubung antara profesional di industri kreatif yang telah berhasil memasarkan produk kreatif berbasis kekayaan intelektual dengan para pelaku pemula yang siap masuk pasar.

Sementara reinforce bertujuan memperkuat fasilitasi pelaku yang sudah lebih maju dalam industri kekayaan intelektual agar bisa memperbesar daya saing baik dalam atau di luar negeri.

Adapun, top 20 IP yang dikurasi akan mendapat program mentoring face to face selama satu bulan. Serta kesempatan untuk dipertemukan dengan brand lokal yang memungkinkan terjadinya kolaborasi.

Sederet pelaku kreatif IP yang hadir sebagai narasumber pada sesi workshop, antara lain Mochtar Sarman (MSI), Helena Irma (Animation International), Bambang Sutedja (Trinity Optima), Trisnia Anchali Kardia (LINE Indonesia), Diaz Hensuk (SWG Design), Gina S Noer (Wahana Kreator), dan Ivan Chen (Anantarupa Studios).

Sementara mentor yang terlibat, meliputi Robby Wahyudi (Program Director Katapel.id), Novrizal Pratama (Managing Director Akaraya Digital), Rahadian Agung (Kathanika Entertainment), Raden Gatot Prabowo (Infia), Maria Leonitha (Brand Assurance Expert), Diaz Hensuk (SWG Design) dan Bambang Sutedja (Trinity Optima).

Penulis: Veronica Dilla | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi