Nalar.ID

Drama Action, Genre Film Baru Darlene Alisya

Nalar.ID – Masih ingat D’Jollies, girlband cilik yang cukup tenar sekitar 2014 lalu? Grup beranggotakan Darlene Alisya, Karen Ditabaya, Gloria Trisha, Naomi Azaela, Brainiola Abitha, Praisy Elza sempat vakum sesaat.

Dalam proses hibernasi, beberapa anggota memilih sibuk dengan kegiatan masing-masing. Salah satunya Darlene (15). Selain tampil di panggung D’Jollies, ia selama ini giat berolahraga bola basket bersama anggota klub-nya. Beberapa kali ia ikut ajang kejuaraan.

Di sela hobinya berolahraga, ia mendapatkan tawaran dari salah satu rumah produksi untuk membintangi peran film layar lebar. Tepatnya satu bulan lalu.

“Aku masih di dunia basket ball. Mama ajak aku casting dan lolos peran utama. Aku coba-coba pas lagi nganggur,” kata Darlene, ditemui Nalar.ID, di Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Main Bareng Adik-adik

Tidak tanggung, rumah produksi juga menawarkan kedua adik Darlene, yakni Geraldine Mislova (13), dan si bungsu, Michalka Alosya (9), terlibat dalam film tersebut.

Sayangnya, judul film masih dirahasiakan. Darlene mengatakan, film ini bernuansa drama action. “Peranku sebagai anak desa, putri seorang juragan di sebuah desa di Jawa Barat,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, lokasi syuting berlangsung di Jawa Barat. Darlene senang menerima tawaran ini. Tiga tahun vakum akting setelah film pertamanya, Catatan Harian Niken (2015), Darlene tak canggung berhadapan kamera.

Debut Bareng Adik

Terlebih ini penampilan perdana adegan bersama kedua adiknya. Di sini, karakter ketiganya persis sesuai keseharian asli Darlene dan kedua adiknya.

“Tapi di film ini, aku sebagai karakter kembang desa,” ucap mantan model iklan Milo akhir 2018 ini.

Selain berperan sebagai kembang desa, Darlene juga dituntut akting beladiri. Alhasil, hobinya bermain basket ia tiadakan dahulu untuk berlatih terus beladiri sebelum syuting mulai.

Tantangan lainnya, Darlene harus memperkaya hapalan skenario. “Kalau dulu (2015) masih kecil, belum terlalu tahu, karena vakum tiga tahun, kan. Sekarang aku harus improvisasi. Antara scene akting dan ekspresi, harus nyambung. Makanya, aku selalu latihan dengan menonton televisi di rumah dan konten di YouTube dan Netflix, enggak kelas akting,” tukasnya.

Terlebih, orang tua dan keluarga, mendukung penuh bakat dan kemampuan puterinya.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi