Nalar.ID

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional lewat ‘inaFashion Smesco Online Expo 2021 ‘

Nalar.ID, Jakarta – Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) mendukung penuh pameran virtual inaFashion Smesco Online Expo 2021. Pameran ini diinisasi Inaproduct dan bekerjasama dengan Smesco Indonesia.

Di dalam pemulihan ekonomi nasional ini perlu banyak terobosan. Terutama yang bersifat digital atau pameran virtual guna mempertemukan penjual dan pembeli.

Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah mengungkapkan bahwa Smesco merupakan sentra UKM sangat tepat. Di mana, dalam pameran ini, pelaku UKM bisa membeli bahan-bahan bakunya di sini melalui virtual tanpa harus datang ke lokasi.

“Nantinya, produk UKM-UKM ini bisa masuk ke ritel dan penyewa anggota HIPPINDO,” ujar Budihardjo, kepada Nalar.ID.

Diketahui, inaFashion Smesco Online Expo 2021 akan berlangsung pada 21 – 30 April 2021. Pameran berlangsung selama 24 jam di Jakarta (online) melalui tradefair.inaproduct.com.

Dalam kesempatan serupa, Direktur Utama Smesco Indonesi, Leonard Theosabrata menambahkan, penyelenggaraan pameran ini guna mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.

“Lalu, program Bangga Buatan Indonesia, memperingati Hari Kartini, dan Hari Konsumen Nasional. Serta menyambut Hari Raya Idul Fitri, di mana masyarakat tak bisa mudik,” sambungnya.

Melalui pameran ini, pelaku usaha dapat meningkatkan penjualannya secara digital. Serta memperluas jaringan bisnisnya ke mancanegara.

Event Director inaFashion Smesco Online Expo 2021, Herlina Dole menjelaskan pameran ini juga akan mempertemukan berbagai pelaku usaha skala besar, menengah, kecil, UKM, hingga pemangku kepentingan di sektor industri tekstil, produk tekstil (raw materials, supporting, ready to wear dan batik).

“Termasuk alas kaki, baik dalam maupun luar negeri. Kami juga siapkan rangkaian kegiatan, seperti business matching, workshop, talk show, dan fashion show,” kata Herlina Dole.

Platform Baru

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastraatmaja mengatakan bahwa pameran ini dipandang perlu.

“Sebagai produsen atau pabrik, bisa menjual eceran atau partai kecil ke UKM untuk berbelanja. Para UKM tidak perlu ke Jakarta. Nantinya, bisa bertemu, membeli, menawar melalui pameran ini,” ujar Jemmy.

Dalam kesempatan serupa, Public Policy and Government Relations Senior Lead Tokopedia, Hilmi Adrianto,menyambut baik kolaborasi Tokopedia dan Smesco Indonesia.

“Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Tokopedia untuk #SelaluAdaSelaluBisa dalam mengakselerasi adopsi digital bagi para pegiat usah. Khususnya UMKM lokal dari industri fesyen, agar bisa adaptasi selama pandemi. Para pegiat UMKM di ‘InaFashion Smesco Online Expo 2021’ adalah bagian lebih dari 10 juta penjual di Tokopedia. Hampir 100%-nya UMKM bahkan 94% berskala ultra mikro,” tukas Hilmi.

Direktur Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki, Direktorat Jendral Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian, Elis Masitoh turut menyampaikan, pameran ini dapat jadi platform baru sehingga bisa jadi media promosi berbasis informasi teknologi.

“Sehingga dapat meningkatkan nilai produk dan mengembangkan keterampilan wirausaha dengan model baru, yaitu secara online,” kata Elis Masitoh.

Sementara, bagi Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UKM, Hanung Harimba Rachman, pameran ini, diharapkan dapat membantu berkontribusi terhadap perekonomia.

“Khususnya di industri fesyen Indonesia sehingga bisa naik kelas dan dapat membantu digitalisasi UMKM,” ujar Hanung Harimba Rachman.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi