Nalar.ID

Film ‘Perempuan Tanah Jahanam’: Dari Bioskop ke Festival Internasional

Nalar.ID, Jakarta – Film horor thriller karya Joko Anwar, Perempuan Tanah Jahanam atau berjudul internasional Impetigore menjadi salah satu film horor yang sukses di box office Indonesia.

Dalam siaran tertulis diterima Nalar.ID, Senin (11/5/2020), film ini mencatat angka 1,7 juta penonton dan telah melalang buana ke berbagai belahan dunia. Nantinya, film ini siap menyapa pecinta film Indonesia mulai 20 Mei 2020 di salah layanan streaming film, GoPlay.

Film produksi BASE Entertainment bekerjasama dengan Hollywood (Ivanhoe Pictures), Indonesia (Rapi Films dan Logika Fantasi), dan Korea Selatan (CJ Entertainment) ini mengawali penayangan di bioskop seluruh Indonesia pada 17 Oktober 2019.

Film ini turut berhasil melampaui pencapaian film Pengabdi Setan untuk jumlah penonton di hari pertama pemutaran, yakni 117.001 penonton.

Sinematografi Baik

Angka ini terus melesat hingga 1 juta penonton di hari kesembilan. Selain itu film Perempuan Tanah Jahanam disebut lebih seram dari Pengabdi Setan dan dinobatkan sebagai film terbaik Joko Anwar oleh banyak media.

Salah satu catatan prestasi terbesar film Perempuan Tanah Jahanam adalah premier internasionalnya di festival film bergengsi dunia, yaitu ‘2020 Sundance Film Festival’ di Utah, Amerika Serikat.

Impetigore menjadi satu-satunya film Asia yang diputar di program Midnight, salah satu program bergengsi di Sundance Film Festival.

Beberapa film horor terbaik dunia seperti Hereditary (2018) dan The Babadook (2014) juga mendapat pemutaran perdana di program ini. Di sana, tiket pemutaran perdana terjual habis. Filmnya pun menuai pujian dari berbagai pihak.

Bahkan Impetigore terpilih oleh majalah American Cinematographers sebagai salah satu film dengan sinematografi terbaik di Sundance Film Festival 2020. Setelah Sundance Film Festival, Impetigore juga bertandang ke Eropa, tepatnya ke International Film Festival Rotterdam (Belanda) dan Göterborg Film Festival (Swedia).

Distribusi Mancanegara

Setelah menjadi box office di Tanah Air, Perempuan Tanah Jahanam juga berhasil di distribusi di mancanegara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Hongkong, Macau, Laos, Kamboja, dan Myanmar.

“Kami dapat banyak permintaan untuk menayangkan film Perempuan Tanah Jahanam di banyak festival mancanegara. Proses penjualan hak tayang internasional juga masih terus berjalan dan salah satu yang sangat menggembirakan adalah kerjasama kami dengan Shudder,” kata Shanty Harmayn, produser film Perempuan Tanah Jahanam.

Kerjasama film Perempuan Tanah Jahanam dengan Shudder membawa film ini untuk bisa dinikmati, tak hanya di Asia, tapi untuk penonton di kawasan Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris Raya.

Film Perempuan Tanah Jahanam bercerita tentang Maya (Tara Basro) dan sahabatnya, Dini (Marissa Anita) yang pergi ke desa untuk mencari tahu tentang harta warisan keluarganya, tanpa menyadari bahaya yang menanti.

Selain Tara dan Marissa, film ini dibintangi oleh Anita, Ario Bayu, Christine Hakim, Asmara Abigail, Kiki Narendra, Tengku Rifnu, Zidni Hakim, Faradina Mufti, Abdurahman Arif, Mian Tiara, Eka Nusa Pertiwi, Aghniny Haque, Arswendy Bening Swara, Ramadhan Al Rasyid, dan Ical Tanjung.

Penulis: Veronica Dilla | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi