Nalar.ID

FYI! PNS Korban Banjir Dapat Cuti

Nalar.ID – Merespon terjadinya bencana alam, termasuk banjir di Jabodetabek, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo punya ketentuan khusus terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pasalnya, ASN yang terdampak banjir diperkenankan mengajukan cuti dengan alasan penting. “Jika kena bencana alam, ASN dapat diberikan cuti. Ini tercantum di peraturan yang berlaku,” kata Menteri Tjahjo, di Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Pengajuan itu  berdasarkan Peraturan Kepala BKN No. 24/2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam aturan itu, ada beberapa jenis cuti.

Diantaranya yakni cuti tahunan, cuti besar, cuti sakit, cuti melahirkan, cuti bersama, cuti di luar tanggungan negara, dan cuti karena alasan penting.

Cuti dengan alasan penting bisa disebabkan keluarga PNS sakit atau meninggal dunia, PNS sakit, istri PNS melahirkan, dan terdampak bencana alam.

Dalam peraturan tersebut tertulis, PNS yang mengalami musibah bencana alam, dapat diberikan cuti karena alasan penting dengan melampirkan surat keterangan paling rendah dari Ketua Rukun Tetangga (RT).

“Tapi hal ini disesuaikan dengan kondisi yang terjadi,” jelasnya.

Lamanya cuti karena alasan penting dapat diberikan maksimal satu bulan. Meski begitu, jangka waktu cuti ini diserahkan pada penilaian dan kebijakan masing-masing pimpinan instansi.

“Dengan begitu, banjir di Jabodetabek dapat dikategorikan bencana alam, sehingga pimpinan instansi dapat memberikan cuti bagi ASN terdampak,” pungkas Tjahjo.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi