Nalar.ID

Gempa Bertubi, Pembangunan Konstruksi di Lombok Wajib Perhatikan Ini

Nalar.ID, Jakarta – Belakangan, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), diguncang gempa bertubi-tubi. Kelayakan bangunan menjadi perhatian serius. Mengingat kawasan itu rawan bencana alam. Kedepan, konstruksi bangunan-bangunan yang berdiri di Lombok mutlak mesti tahan gempa.

Dalam keterangannya, Senin (20/8), Dosen Kelompok Keahlian Perumahan Permukiman Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Jehansyah Siregar, memberi beberapa kiat.

Terkait pembangunan proyek konstruksi, menurutnya, ada sejumlah aspek mesti diperhatikan di Lombok. Utamanya, konstruksi pascagempa.

Apa saja?

Jauhi Area Tektonik

Buat permukiman tahan gempa. Artinya, jangan membangun sarana publik atau rumah di area sesar tektonik karena dampak Gunung Rinjani. Di daerah sesar gempa, mau dibuat rumah tahan gempa seberapa kuat akan sama saja. Selanjutnya, pemerintah harus memetakan bencana sebagai kewajiban tata ruang permukiman daerah.

Siapkan Bangunan Tahan Gempa

Di daerah sekitar sesar gempa akan terdampak. Namanya rembetan gempa, bahkan sampai ke Bali. Ini baru disiapkan bangunan berketahanan gempa.

Peringatan Pemerintah

Terhadap daerah terdampak rembetan gempa, pemerintah wajib memberi peringatan. Khususnya kepada pengembang properti perumahan agar ‎membangun rumah tahan guncangan. Jenis bangunan tahanan gempa, seperti bangunan besar, perlu disiapkan tahan gempa struktural. Biasanya, kalau ambil contoh di Jepang, bangunan sekolah di sana sudah memakai konstruksi ini.

Gunakan Pressing Beton

Bangunan besar tahan gempa harus menggunakan pressing beton sangat kuat dan tak mudah ambruk. Bangunan besar itu bisa jadi acuan pembangunan gedung kecamatan atau kelurahan di Lombok. Boleh juga dipakai di kantor warga hingga camat. Nantinya, warga akan punya shelter untuk berlindung di bangunan besar itu.

Arsitektur Tradisional

Bangunan untuk perumahan rakyat harus menyesuaikan ‎daerah rembetan gempa. Disarankan, bangunan rumah tahan gempa memakai bahan tradisional minim banyak. Seperti bahan kayu. Ada satu temuan, namanya block kayu modular. Itu disiapkan sistem bangunan mudah tapi diproses dengan teknologi yang baik.

Penulis: Erha Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi