Nalar.ID

Fakta ‘Tentang Ibu’, Film Garapan Melanie Subono Genre Musikal

Nalar.ID, Jakarta – Melanie Subono, hadir dengan sebuah film. Judulnya Tentang Ibu. Tak tanggung-tanggung, ia bertindak sekaligus sebagai executive producer bersama Agung Rahadian.

Kemudian produser hingga pengarang ide cerita. Termasuk membantu co-direct Reza Nangin yang digandengnya sebagai sutradara.

Film dengan akar musikal ini dimainkan oleh dua tokoh utama: Jajang C. Noer dan Khiva Iskak. Dalam keterangan secara virtual kepada Nalar.ID, Kamis (7/10/2021), Melanie mengungkapkan bahwa sebagai seorang musisi, ia melakukan pendekatan cerita yang paling ia mengerti.

“Yang paling saya mengerti, ya dari angle musik. Apalagi dibantu Dennis Nussy sebagai music director. Musik menjadi bagian sangat kuat dari cerita,“ kata Melanie.

Kisahnya sederhana. Tentang seorang anak yang berkeliling Indonesia untuk mencari ayahnya. Ia hanya bermodal foto pernikahan orang tuanya dan sebuah kain milik ayahnya.

Kain itu yang mengarahkannya ke lima pulau Indonesia. Di sana ia bertemu dengan lima kearifan, lima lagu, lima tradisi tapi satu kesamaan, yakni kekuatan tokoh perempuan di setiap kota.

Pencarian selama tujuh hari diiringi lima lagu daerah ini dimulai di Banjarmasin (Ampar Ampar Pisang), Padang (Kampuang Nunjauh di Mato), Jogjakarta (Lir Ilir), Sorong (Yamko Rambe Yamko), dan Ambon (Sio Mama).

Serta didukung oleh tujuh musisi nasional. Di antaranya, Prince Poetiray, Ojan Sisitipsi, Monita Tahalea, Micky Idol, Tuan 13, Albert Fakdawer, DJ Sumantri, hingga para seniman lokal tiap daerah.

Selain diputar di Rusia pada 2 Oktober 2021 dan sedang berjuang di Toronto Women Film Fest dan Hongkong Youth Film Fest, film Tentang Ibu sudah memenangi berbagai festival film indie di dunia.

Mulai dari Bali 4th Dimension Independent Film (Best Narrative Feature) dan Independent Awards (Best Trailler & Best Film), Netherland Pure Magic International Film Festival (feature film), Russia Halo International Film Festival (Best Feature Film), India Rameshwaram International Film Festival (Best International Feature Film), dan Singapore World Film Carnival (Narrative Features Above 40 Min & Debut Film Maker).

Film ini juga bisa ditonton di Vidio.com mulai 1 Desember 2021 dan tepat pada Hari Ibu di SCTV.

“Kita tak berhenti di sini. Ini gerakan. Kita mencari mereka yang punya produk lokal untuk kita buatkan UMKM (usaha mikro kecil menengah). Mereka yang cinta lagu daerah, kita produseri. Mereka yang bisa membuat film mengangkat area dan budayanya, kita modalkan buat film, dan lainnya dalam dua bulan kedepan,“ jelasnya.

Penulis: Veronica Dilla | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi