Nalar.ID

Hati-hati, Ini Modus Gadai Online Bodong

Nalar.ID, Jakarta – Hati-hati atas maraknya penipuan berkedok lelang online. Masyarakat diminta waspada. Perusahaan gadai online palsu ini tidak punya izin, terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) Harianto Widodo mengungkapkan, modus para oknum lelang palsu ini beragam.

“Mulai dari menawarkan barang seperti laptop, handphone, emas, dan lainnya dengan harga sangat murah. Barang-barang yang ditawarkan, dipublikasi lewat akun-akun media sosial dengan mengatasnamakan perusahaan gadai,” kata Harianto, kepada Nalar.ID, belum lama ini.

Guna meyakinkan calon korbannya, lanjut Harianto, tak jarang sang oknum menampilkan foto dengan identitas karyawan perusahaan, sehingga masyarakat lebih percaya.

“Lalu, oknum akan meminta korbannya transfer sejumlah uang sesuai barang yang akan dibeli. Kalau sudah sampai tahap transaksi, oknum akan langsung menghapus akun media sosialnya. Kemudian mengganti nomor handphone dan menutup rekening yang dipakai untuk transaksi,” jelasnya.

Konfirmasi

Pihaknya mengimbau masyarakat lebih berhati-hati. Caranya, dengan melakukan konfirmasi ke perusahaan yang namanya dicatut oleh pelaku melalui saluran resmi atau outlet terdekat.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak tertipu akun-akun perusahaan gadai online palsu.

“Hati-hati menggunakan layanan gadai. Pilih layanan bertransaksi gadai dengan perusahaan gadai yang sudah punyai izin, terdaftar dan diawasi oleh OJK. Karena transaksi dijamin lebih aman. Hak-hak konsumen terlindungi dan pemberian pinjaman yang transparan atau sesuai harga pasar,” ujarnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi