Nalar.ID

HIPMI Banten: Pemprov Banten Harus Segera Tes Covid-19 untuk Masyarakat

Nalar.ID, Banten -Angka penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Banten, serta Tangerang masuk zona merah. Berdasarkan hasil pantauan Nalar.ID, Senin (23/3/2020), data dalam situs infocorona.bantenprov.go.id update tanggal 23 Maret 2020 pukul 18.00 WIB, menyebut, total ada kasus 768 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 144 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan ada 40 orang terkonfirmasi positif.

Ketua HIPMI Banten, A. Dedi Muhdi menilai efek wabah virus ini semakin memukul perekonomian, utamanya sektor pelaku usaha UMKM. “Efeknya sudah sangat terasa. Pergerakan ekonomi semakin menurun. Banyak UMKM mengeluh, karena banyak perusahaan-perusahaan yang tidak jalan dan drop. Bahkan para pelaku usaha menjadi lesu. Warung makanan tutup, pariwisata hingga hotel sepi,” kata A. Dedi Muhdi, kepada Nalar.ID, Selasa (24/3/2020).

Dedi mengatakan efek ini sangat berdampak, tak hanya pada kesehatan namun juga ekonomi. Sebagai langkah terbaik, HIPMI Banten mendorong Pemprov Banten agar melakukan tes massal (rapid test) bagi seluruh masyarakat Banten, utamanya Tangerang Raya.

Sebab, dengan tes ini, lanjutnya, akan terbaca siapa saja yang terindikasi positif maka pemerintah akan mudah melakukan isolasi terhadap korban, sehingga penyebaran virus bisa ditekan dan diminalisir. “Hal ini sudah berhasil dilakukan pemerintah Tiongkok dan Korea Selatan, bagaimana dua negara itu bisa menekan angka penyebaran wabah dengan tajam dan berhasil,” tukasnya.

Rencananya, kata Dedi, Pemprov Jawa Barat segera melakukan rapid test. Termasuk di Jakarta, juga sudah. “Belajar dari Jakarta, agar wabah tidak menyebar drastis, maka HIPMI Banten mendorong Pemprov Banten untuk segera rapid test,” sambungnya.

Selain itu HIPMI Banteng juga mendukung program-program yang dilakukan oleh Pemprov Banten dalam mencegah dan menangani pandemi Corona dan dampak negatif terhadap sektor UMKM. “Banyak rekan-rekan HIPMI Banten mengeluh. Pertumbuhan ekonomi menjadi menurun dan pasar sepi,” tutupnya.

Penulis: Ceppy F. Bachtiar | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi