Nalar.ID

HIPMI Banten Tuding Deklarator Capres Erick-Bahlil Provokator

NalarID, Serang – BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banten mengecam deklarator Erick Thohir dan Bahlil Lahadalia sebagai pasangan Capres-Cawapres 2024-2029 adalah provokator.

HIPMI Banten menilai deklarasi tersebut tidak etis dan bertujuan merusak nama baik kedua menteri asal HIPMI tersebut.

“Keluarga besar HIPMI meminta pihak yang dalam beberapa hari ini telah mengganggu konsentrasi bangsa untuk menghentikan tindakannya dan meminta maaf ke masyarakat,” ujar Ketua Umum BPD HIPMI Banten, Dedi Muhdi di Serang, Banten, kepada Nalar.ID, Kamis (12/3/2020).

Dedi mengatakan, tindakan tersebut dapat menyulut emosi kader HIPMI. Termasuk sangat tidak etis saat kedua menterinya tengah bekerja keras untuk Indonesia.

“Bagai mimpi di siang bolong, mereka yang deklarasi adalah oknum pemecah belah persaudaraan di HIPMI. Saat ini HIPMI sedang sibuk berkerja untuk bangsa,” lanjut Dedi Muhdi.

Hal senada turut disampaikan oleh Sekretaris Umum BPD HIPMI Banten, Rifky Hermiansyah. Ia menilai bahwa deklarasi itu bertujuan untuk merusak nama baik kedua senior HIPMI tersebut.

“Bang Bahlil dan Bang Erick adalah senior terbaik. Keduanya menjadi panutan di kalangan kader HIPMI. Dengan deklarasi ini, kami merasa terlukai. Bisa jadi, maksud tujuan mereka adalah untuk memecah belah kader dan cenderung pada pembunuhan karakter terhadap kedua senior kami ini,” tambah Rifky.

HIPMI Kawal Ekonomi

Saat ini BPP HIPMI pun telah mengecam aksi deklarasi ini. Keluarga besar HIPMI merasa tercederai, sebab kampanye dan deklarasi tersebut dicurigai bertujuan untuk mengganggu aksi bersih-bersih yang dilakukan kedua menteri andalan Presiden Jokowi tersebut.

Disisi lain, Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H. Maming mengatakan bahwa adalah upaya kampanye negatif di tengah keseriusan dan kerja keras Erick Tohir dan Bahlil Lahadalia saat ini.

“Mungkin ada pihak yang tidak mendukung upaya bersih-bersih dan perbaikan layanan investasi Indonesia. Tetapi, sudah lah, mari kita satukan tangan, memajukan bangsa Indonesia dan menghalau Corona beserta dampak yang ditimbulkannya,” pungkas Maming.

Maming mengingatkan agar semua pihak menahan syahwat politiknya. Sebab, pesta politik nasional masih sangat jauh. Semua pihak sebaiknya membantu pemerintah yang tengah berkonsentrasi memperbaiki kondisi perekonomian.

“Pemilihan presiden masih jauh. Jangan ganggu konsentrasi kedua senior kami. Mari kita tinggalkan politik yang saling menjatuhkan. HIPMI akan selalu berada di garda terdepan dan mengawal ekonomi Indonesia,” tutup Maming.

Penulis: Ceppy F. Bachtiar | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi