Nalar.ID

Ikuti Jejak AS, Presiden Brasil Tarik Diri dari Keanggotaan WHO

Nalar.ID, Brasil – Brasil menyatakan akan menarik diri dari keanggotaan di organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, Sabtu (6/6/2020) waktu setempat di Brasil.

Sikap Presiden Jair tersebut merupakan langkah keras mengikuti jejak Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dengan menuduh WHO memiliki ‘bias ideologis’.

“AS meninggalkan WHO. Kita sedang mempelajari itu, di masa mendatang. WHO bekerja tanpa bias ideologis atau kita keluar,” kata Bolsonaro, di luar istana kepresidenan Brasil, seperti dikuti AFP, Sabtu (6/6/2020).

Tentu saja ini menjadi sorotan dunia. Tak hanya itu, pernyataan ini merupakan ancaman cukup berarti bagi WHO. Mengingat kebijakan serupa telah disampaikan Trump, beberapa waktu lalu.

Independensi China

Trump menyebut, membekukan dana anggaran dan mencabut bantuannya untuk WHO. Ini dipicu oleh ketiadaan kredibilitas WHO untuk menangani wabah Covid-19. Bahkan Trump turut menuding WHO kurang independen dari China, hingga menyebutnya sebagai boneka China.

Dalam surat yang dikirim oleh Trump kepada Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhano ia menyatakan, satu-satunya jalan ke depan bagi WHO, yakni bila mereka dapat menunjukkan independensi dari China.

Meskipun saati ini Trump tengah menghadapi kecaman internasional tentang buruknya penanganan Covid-19 yang kian hari tambah besar, nampak ia tak bergeming agar tetap menghadapi kasus ini tanpa WHO.

Adapun, penghentian penelitian WHO tentang chloroquine dan hydroxychloroquine sebagai obat atau vaksin virus Corona turut memicu kesalnya Trump kepada WHO. Sebab, Trump sangat mendukung penggunaan obat itu. Termasuk mengonsumsinya sebagai pencegahan.

Penulis: Fathurrahman (kontributor)| Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi