Nalar.ID

15 Fakta ‘Markas Avengers’ di Papua

Nalar.ID, Jakarta – Sebuah bangunan mirip logo Avengers yang belakangan ramai diperbincangkan, terjawab sudah. Bangunan seperti Menara Stark atau markas kumpulan para super hero Avengers dalam film produksi Marvel itu, dirancang oleh kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Diketahui, ini merupakan sebuah bangunan monumen kapsul waktu. Sedang dibangun di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Rencananya, pembangunan selesai akhir 2018. Berikut fakta-faktanya:

  1. ‘Kisruh’ bangunan ini muncul saat Jokowi pidato di acara ‘World Economic Forum on Asean’ di Hanoi, Vietnam, Selasa (12/9). Ia menyebut dirinya adalah Avengers. Katanya, kondisi perekonomian dunia bagai perang tak terbatas (infinity war). Bahkan menyebut situasi ini disebabkan sosok mirip ‘Thanos’.

2. Ia menyampaikan bahwa ia bersama ‘pasukan’ atau ‘rekan-rekan’ Avengers lainnya siap menghadapi Thanos. Jokowi, siap menggagalkan upaya Thanos menghapus sebagian populasi dunia.

3. Monumen kapsul waktu ini, didalamnya ada sebuah kapsul berisi 238 tulisan mimpi dan harapan anak-anak Indonesia 70 tahun mendatang. Diambil dari 34 provinsi. Dibawa secara estafet, mulai dari Aceh dan berakhir di Merauke pada Desember 2015 lalu.

Markas Avengers di Papua - nalar.id
Proses pembangunan monumen kapsul waktu menyerupai markas Avengers di Merauke, Papua. (NALAR/Dok. Kementerian PUPR)

4. Ide pembangunan monumen ini berasal dari Presiden Jokowi saat HUT Ke-70 kemerdekaan Indonesia.

5. Lokasi monumen ada di depan Kantor Bupati Merauke dan dekat Bandara Mopah. Jika dilihat sepintas dari udara, bentuk bangunan monumen ini mirip logo Avengers yang identik berhuruf A kapital.

6. Menjadi landmark baru Kabupatan Merauke yang bisa dilihat saat pesawat mendarat.

7. Luas monumen mencapai 2,5 hektar. Terdiri atas 1 hektar monumen dan 1,5 hektar sebagai alun-alun.

8. Desain arsitektur monumen di rancang arsitek kenamanaan Indonesia, Yori Antar. Yori, pernah terlibat dalam desain arsitektur infrastuktur Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat).

Markas Avengers di Papua - nalar.id
Monumen kapsul waktu menyerupai markas Avengers di Merauke, Papua, dilihat dari udara. (NALAR/Dok. Kementerian PUPR)

9. Angka 17, 8, dan 45, dipilih menjadi angka kunci ukuran monumen. Lebar 17 meter, tinggi 8 meter, dan panjang 45 meter.

10. Monumen ini punya lima akses masuk. Lima akses masuk tugu kapsul punya artis. Yaitu lima suku asli Merauke, diantaranya Muyu, Malind, Mandobo, Mappi, dan Auyu.

11. Arsitektur monumen mengadopsi unsur budaya Papua. Dimana, kapsul waktu akan ditempatkan di atas bangunan tugu dan terinspirasi dari menara perang Suku Dani di Papua.

12. Di monumen, akan ada relief yang menceritakan perjalanan napak tilas Indonesia. Makanya, diletakkan di ujung timur, yang setiap hari, matahari memancar bagai mata, menggambarkan pembangunan Indonesia.

13. Pembangunan dimulai sejak 2016, terbagi dua tahap. Tahap I, pengerjaan pondasi. Tahap II, sisa konstruksi, dimulai sejak Juli 2017. Kontraktor dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero).

14. Dari data Kementerian PUPR, Selasa (18/9), total biaya pembangunan monumen mencapai Rp 89,9 miliar. Diambil dari pagu anggaran Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR. Tahap I, pekerjaan pondasi, dengan anggaran Rp 7 miliar. Tahap II, mulai Juli 2017 dengan biaya konstruksi Rp 82, 9 miliar. Pembangunan direncanakan selesai Desember 2018.

15. Diharapkan, monumen ini jadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit di Merauke. Sekaligus mendongkrak kunjungan wisata Indonesia di daerah-daerah perbatasan.

Penulis: Veronica Cathlea Editor: Ezar Radinka

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi