Nalar.ID

Ini Besaran Bantuan Kemensos untuk Korban Banjir Solok Selatan  

Nalar.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan tanggap darurat dalam bencana banjir bandang di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

“Tim Kemensos sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Solok Selatan untuk penanganan korban dan mengamati situasi terkini. Selanjutnya mengirimkan petugas perlindungan sosial korban bencana alam dari pusat untuk assessment kebutuhan,” ucap Menteri Sosial Juliari P. Batubara, di Jakarta, belum lama ini.

Diketahui wilayah Kabupaten Solok Selatan terserang banjir bandang sebanyak dua kali pada 20 November dan 13 Desember lalu. Banjir terjadi di tiga kecamatan: Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Pauh Duo.

Wilayah terdampak mencakup Nagari Pakan Rabaa Timur, Nagari Pakan Rabaa Tengah, Nagari Pakan Rabaa Tengah, Nagari Pasar Muaro Labuah, Nagari Pasir Talang Selatan, Nagari Koto Baru, Nagari Pasir Talang, Nagari Lubuk Ulang Aliang, Nagari Lubuk Ulang Aliang Selatan, Nagari Lubuk Ulang Aliang Tangah.

Berdasarkan sumber data Pusdalops Tagana Kabupaten Solok Selatan, banjir mengakibatkan  korban tewas satu orang. Sementara, 622 jiwa mengungsi, 26 rumah rusak, dan 1 unit jembatan roboh.

“Tagana Provinsi Sumbar dan Kabupaten Solok Selatan telah mendirikan tenda darurat dan evakuasi korban ke tempat aman serta layanan dukungan psikososial. Mereka mengelola dapur umum lapangan yang terpusat di pengungsian RTH Muaro Labuah,” kata Menteri Ari.

Aktivasi Sistem

Diakuinya, saat bencana, tugas Kemensos adalah mengaktivasi sistem yang sudah dipersiapkan untuk penanggulangan bencana alam secara terpadu. Sistem yang dimaksud adalah Klaster Nasional dan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara, Kemensos bertugas dalam Klaster Perlindungan dan Pengungsian dan Klaster Logistik.

“Fokus penanganan adalah evakuasi pengungsi ke tempat aman. Serta kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, dan kelompok khusus lainnya,” katanya.

Untuk banjir di Kabupaten Solok Selatan, bantuan dari Kemensos terdiri atas bantuan logistik tahap satu, diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Solok Selatan, bantuan logistik tahap 2 kepada Dinsos Provinsi Sumatera Barat.

Lalu, peralatan kebersihan keluarga 300 paket, mesin pompa pendorong air 10 unit, mesin genset enam unit, mesin pompa sedot Air. Kemudian ada selang spiral 10 unit, sembako 1.000 paket, santunan ahli waris untuk satu orang korban meninggal Rp15 juta.

“Total seluruh bantuan Rp1,6 miliar,” kata Juliari.

Bantuan logistik terdiri atas, makanan, peralatan evakuasi, peralatan keluarga, dan sandang. Barang dikirim dari Gudang Regional Barat Kemensos di Palembang.

Penulis: Veronica Dilla | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi