Nalar.ID

Ini Daftar Perangkat Terkena Regulasi IMEI

Nalar.ID – Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail menjelaskan, penerapan regulasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) tidak hanya berlaku pada ponsel (telepon seluler).

“Regulasi itu (IMEI) juga berlaku pada perangkat lain yang menggunakan sim card. Cuma perangkat HKT (handphone, komputer genggam, dan tablet) yang pakai (sim card). Di sini, komputer genggam bukan laptop tapi alat POS yang dipakai di counter pembayaran di super market atau lebih kecil untuk scanning harga. Komputer genggam, ya. Bukan laptop,” ucap Ismail, kepada Nalar.ID, Minggu (11/8/2019).

Regulasi IMEI akan diterapkan 17 Agustus 2019. Diharapkan, penerapan regulasi IMEI, agar pemerintah mampu memerangi ponsel black market (BM) yang marak beredar dipasaran.

Tiga Fase

Implementasi regulasi validasi IMEI dengan MISDN akan berlangsung tiga fase. Pertama, inisiasi ditandai oleh penandatanganan tiga peraturan menteri: Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, dan Menteri Komunikasi dan Informatika. Fase kedua, persiapan.

“Fase ini (dua), pemerintah menyiapkan SIBINA (Sistem Informasi Basisdata IMEI Nasional). Agar bisa sinkronisasi data dengan data operator seluler. Selain itu, melakukan sosialisasi dan penyiapan pusat layanan konsumen. Operator seluler dan penyiapan pusat layanan konsumen. Harapannya, fase pertama dan kedua terealisasi Agustus 2019,” tukasnya.

Fase berikutnya, fase operasional dalam bentuk eksekusi oleh operator telekomunikasi dengan pengiriman notifikasi operator ke pemegang IMEI duplikat. Ini untuk membuktikan keaslian perangkat. Termasuk penyediaan layanan lost and stolen, dan sosialisasi lanjutan.

Menurutnya, dalam pengendalian IMEI ini, pembagian tugas dibagi tiga kementerian.

“Kemenperin bertugas menyiapkan database dan SIBINA, sekaligus prosedur verifikasi dan validasi IMEI. Lalu, Kementerian Kominfo meminta operator menyediakan layanan lost and stolen, dan sistem penghubung antara SIBINA dan EIR. Kemendag akan membina pedagang mendaftarkan stok IMEI  perangkat ke SIBINA,” tuturnya.

Penulis: Erha Randy| Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi