Nalar.ID

Ini Masterplan Pembangunan Bintan Motorsport

Nalar.ID, Jakarta – Ketua MPR RI dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengungkapkan, IMI bersama para investor, didukung konsultan ternama Populous, sedang mengembangkan kawasan Bintan Motorsport.

Lokasi ini memanfaatkan luas lahan sekitar 500 hektar di kawasan Bintan, Batam. Masterplan pembangunan Bintan Motorsport akan terbagi lima zona, yakni, fast zone (race circuit), water sport zone, residential zone, mixed used zone, dan eco zone. 

“Populous adalah konsultan internasional yang telah banyak mendesain arena motorsport. Antara lain, Silverstone Circuit, Alabama Motorsports Park Circuit, Dubai Autodrome and Business Park, Iceland Motopark, The Circuit of Wales, hingga The London Grand Prix. Termasuk juga mendesign Sirkuit Internasional Mandalika,” ujar Bamsoet, di Jakarta. 

Konsultan Populous yang hadir antara lain Andrew James dan Indra Bastian. Ia menjelaskan, pembangunan fast zone (race circuit) yang memanfaatkan lahan sekitar 200 hektar, ditargetkan selesai tahun 2023.

Bisa digunakan untuk menggelar Formula 1 hingga MotoGP. Selain track berkelas internasional, didukung panorama alam indah berupa kontur perbukitan, perkebunan, hingga aliran sungai buatan yang langsung menembus dari laut ke kawasan arena sirkuit, bisa menampung 50 yacht.

Karena panorama alam yang eksotik, penonton bisa menyaksikan balapan di sirkuit melalui bukit yang indah. Diperkuat keberadaan entry plaza, signature bridge, car parking, hingga site links. 

“Di area water sport, akan dibuat ombak buatan untuk menunjang kegiatan beach volley ball hingga white water rafting/slalom centre. Sedangkan eco zone berupa mountain biking, trekking/hiking, viewpoint resorts villas, ropeway, sky bridge, nature trail, bird watching, hotels, café/restaurant, mountain sports institute, hingga plantation/edible landscape,” jelasnya. 

Selain itu, lanjutnya, di kawasan mixed used zone akan terdapat penginapan hingga kuliner Nusantara, dengan memanfatkan potensi UMKM masyarakat setempat.

Ditunjang kehadiran museum otomotif yang menampilkan berbagai kendaraan klasik hingga modern yang pernah memeriahkan dunia otomotif Indonesia. Kehadiran museum sebagai bagian dari edukasi otomotif terhadap berbagai kalangan generasi bangsa. 

“Lokasi Bintan Motorsport sangat strategis. Hanya memerlukan waktu sekitar 18 menit dari Bandara Hang Nadim, 30 menit dari pelabuhan Ferry Batam Centre, 40 menit dari Nagoya Pusat belanja, dan 45 menit dari Harbour Bay Batam. Lokasi berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, menjadikan industri pariwisata di Bintan sangat kompetitif. Sangat tepat dikembangkan menjadi arena motorsport bertaraf internasional, sebagai destinasi sport automotive tourism unggulan dalam mendukung pengembangan Batam menjadi salah satu kota wisata terbaik di Indonesia,” pungkasnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi