Nalar.ID

Ini Prodi Kampus Primadona di 2022, Tertarik?

Nalar.ID, Jakarta – Tahun 2022, jurusan Sains Data masih menjadi primadona, yang bershio Macan Air. Banyak yang memprediksi, di 2022, menjadi tahun kemunculan teknologi baru. Termasuk teknologi untuk mengolah big data. Sains data adalah bidang ilmu terapan. Secara khusus mempelajari dan menganalisis data.

Ketua program studi (kaprodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) Tati Mardiana menuturkan, kebutuhan para ahli data saat ini kian meningkat. Untuk mengolah big data menjadi hal yang bermanfaat perlu sebuah keahlian khusus.

“UNM menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang berfokus pada perkembangan teknologi informasi. Kampus UNM memiliki prodi Sains Data, prodi ini sangat tepat untuk menghasilkan lulusan berkualitas dan ahli di bidang sains data,” ungkapnya dalam siaran tertulis, belum lama ini.

Berikut lima keunggulan jika memiliki keahlian bidang Sains Data untuk mengelola bisnis:

1. Analisis Data Efisien dan Terstruktur

Memberi efisiensi dalam sistem dan proses produksi. Untuk dapat merealisasikan, seorang data scientist bisa memanfaatkan beberapa tipe analisis, hingga melihat tren data. Sehingga dapat menciptkan sebuah proses yang lebih efisien dan terstuktur.

Dengan bidang ilmu Sains Data, mampu menghasilkan analisis yang efisien dan terstruktur. Sehingga strategi bisnis yang diambil dari data, dapat meningkatkan efisiensi terhadap kinerja perusahaan seperti efisiensi waktu, biaya atau sumber daya.

2. Penjualan Meningkat

Dengan analisis data yang efisien dan terstruktur, secara tak langsung mampu meningkatkan penjualan. Dari hasil olahan data yang ada, dapat digunakan untuk membuat strategi terbaik untuk up-sell dan cross-sell, meningkatkan loyalitas konsumen hingga mengoptimalkan conversion rate dari setiap kanal promosi yang digunakan.

3. Tingkat Akurasi Data

Di dunia bisnis, akan ditemukan jumlah data yang tak terhingga, jika dapat memanfaatkan data itu dengan tepat, maka akan menciptakan produk atau layanan yang sesuai dengan tren dan kebutuhan konsumen. Pengolahan data ini memerlukan kemampuan analisis dan solusi yang tepat untuk menemukan solusi pengelolaan data.

4. Mudah Memahami Pelanggan

Dengan Sains Data yang diolah dengan benar, maka dapat membantu tim sales dan marketing dalam memahami pelanggan. Untuk memahami keinginan pelanggan, maka perlu strategi dan pendekatan khusus, agar tujuan marketing bisa tercapai.

5. Kurangi Risiko Penipuan

Punya keahlian di bidang Sains Data mampu mengidentifikasi anomali atau keanehan data dengan beberapa cara, bisa membuat statistik, jaringan, jalur dan metodologi big data.

Dengan kemampuan tersebut, maka dapat memprediksi kecurangan dan juga dapat membuat peringatan dalam membantu memastikan tindakan cepat ketika data tersebut tidak bisa diakui.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi