Nalar.ID

Investasi Dongkrak Daya Saing Indonesia

Nalar.ID, Jakarta – Pemerintah berupaya memastikan proses penanaman modal bagi para calon investor dapat berjalan tanpa hambatan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan investasi bisa terealisasi cepat jika pemerintah mengeluarkan kebijakan strategis.

“Mulai dari deregulasi sampai insentif fiskal dan nonfiskal. Masuknya investasi meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri dan memberikan nilai tambah untuk bahan baku lokal serta mendongkrak daya saing industri nasional,” kata Menperin Agus, dikutip dari laman Kamenperin, Selasa (2/6/2020).

Pihaknya juga mendukung pembangunan daerah dan memberi efek luas pada pembukaan lapangan kerja. Hingga kini, kata Agus total penyerapan tenaga kerja di sektor industri lebih dari 18,87 juta orang.

Infrastruktur Terintegrasi

Kata Agus, Indonesia perlu menangkap peluang investasi dari berbagai negara potensial. Khususnya mereka yang ingin merelokasi pabriknya, seperti sejumlah perusahaan Jepang dan Amerika Serikat. Agus mendorong agar rencana ini dipersiapkan matang.

“Termasuk ketersediaan kawasan industri dan infrastruktur terintegrasi. Terlebih, Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi, karena punya keunggulan letak geografis dan pasar domestik yang besar, sehingga bisa dijadikan hub manufaktur di ASEAN,” tambahnya.

Selain itu daya tarik lainnya bagi investor, Indonesia menyatakan kesiapan untuk menerapkan industri 4.0.

“Karena produksi lebih berkualitas dan efisien dengan penggunaan teknologi terkini,” tutupnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi