Nalar.ID

Kata Pengusaha soal Aturan Kerja ‘New Normal’

Nalar.ID, Jakarta – Rincian protokol ‘new normal’ bagi perkantoran dan industri telah diumumkan oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto pada Selasa (26/5/2020) lalu. Para pengusaha pun menyambut protokol tersebut.

Dalam rilisnya, Keputusan Menteri Kesehatan itu tercatat di nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Di sisi lain Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Agung Pambudi menyambut positif panduan kesehatan tersebut. Hal ini untuk menghindari lebih parah keterpurukan ekonomi.

“Itu cara terbaik di dua sis. Satu sisi menangani pandemi dan kedua masih tetap bisa bekerja produktif,” kata Agung, dikutip BBC Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Keliru

Tetapi, ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono menilai bakal sangat keliru bila panduan Menkes itu diterapkan di wilayah yang masih tinggi angka penyebaran infeksinya. Terutama Jakarta.

“Kalau kasus baru nol dan stabil dalam satu dan dua minggu, dan yang terinfeksi diisolasi secara baik, DKI boleh melonggarkan,” tukasnya.

Diketahui, Jakarta menyatakan siap menuju transisi normal baru usai masa pembatasan sosial skala besar pada 4 Juni mendatang berakhir. Itu pun jika angka penularan turun.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi