Nalar.ID

Kemenkes Kirim Alkes untuk Tingkatkan Pelayanan di 3 RS di Surabaya

Nalar.ID, JAKARTA – Belum lama ini, Kementerian Kesehatan mengirim bantuan sejumlah alat kesehatan ke RSUD Soetomo, RSUD Haji, dan RS Universitas Airlangga Surabaya. Bantuan itu membantu meningkatkan pelayanan kesehatan di tiga RS itu.

Saat kunjungan pada 13 Januari 2024, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan langsung alat kesehatan itu digunakan di tiga rumah sakit. “Semoga dapat membantu pelayanan kesehatan di Surabaya,” kata Menkes Budi, dalam keterangan resmi, Selasa (6/1/2024).

Spesialis Onkologi Radiasi RSUD Dr. Soetomo dr. Dyah Erawati Sp. Rad (K) Onk. Rad. mengatakan bantuan dari Kemenkes mengurai antrean pasien yang akan dapat radiasi. Ia menjelaskan RSUD Dr. Soetomo memiliki 4 bunker radioterapi. Empat bunker itu seharusnya terisi empat alat radiasi yang bekerja secara baik agar semua pasien terlayani dengan baik.

Jumlah pasien di Rumah Sakit Dr. Soetomo yang berkunjung ke radioterapi rata-rata 1.430 per tahun. Namun, sebelum dapat bantuan dari dana pemulihan ekonomi nasional (PEN), RS Dr. Soetomo hanya bekerja dengan dua alat klinik sehingga mengakibatkan antrean pasien.

Antrean pasien yang akan dapat layanan radiasi berlangsung selama 9 – 10 bulan. “Kami berterima kasih dengan bantuan dari Kemenkes telah membantu satu alat radiasi sehingga dapat mengurai antrean pasien untuk mendapatkan radiasi,” ucap dr. Dyah.

“Kami berharap dari Kemenkes dapat memberi bantuan lagi supaya Rumah Sakit Dr. Soetomo bisa mengatasi antrean pasien,” ungkapnya.

Selain alat radiasi, Kementerian Kesehatan juga mengirim alat kesehatan lain berupa akselerator linier atau linear accelerator (LINAC) untuk pengobatan kanker, mesin pintas jantung paru (heart lung machine), set peralatan endourologi untuk pemeriksaan saluran kemih, ablasi laser atau laser for ablation.

Serta sejumlah alat untuk pemeriksaan dan perawatan janin sebelum dilahirkan seperti set peralatan fetal therapy dan surgery, USG fetomaternal high end, USG guiding fetal therapy/fetoscopy, non-stress test (NST), central NST, dan USG mobile bayi dan anak.

Editor: Febriansyah

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi