Nalar.ID

Hukum Berat Pengedar Narkoba

Nalar.ID – Belakangan, penyalahgunaan narkoba di kalangan artis menjadi tren bagi mereka. Menurut Ketua Srikandi DPP Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) Ratu Jihan Azka Savitrie, banyak pengguna beralasan, jika menggunakan barang haram itu mampu memberikan rasa percaya diri.

“Jelas, ini salah cara berpikir. Apalagi mereka mudah mendapatkan sejumlah uang dari hasil kerja mereka. Barang haram (narkoba) pun mudah didapat karena banyak oknum-oknum (pengedar) yang masih menjual bebas,” kata Jihan, dihubungi Nalar.ID, Selasa (25/6).

Jihan menyorot keras efek pengedar. Ditangkap dan di bui, tak serta-merta mengikis peredaran narkoba. Justru semakin liar dan bebas oleh banyaknya kehadiran pengedar yang belum terlacak kepolisian.

Ia mengusulkan agar diberlakukan hukuman berat bagi pengedar. “Jangan sampai ada oknum-oknum yang terus menggunakan wewenang memberikan vonis sedikit. Bahkan ada istilah 86 (damai di tempat),” tukasnya.

Secara statistik, GANN menghitung, ada sekitar 6 juta jiwa generasi muda yang masih terjerat narkoba. Menurutnya, untuk memerangi narkoba, semua unsur dan elemen masyarakat harus diberikan pemahaman tentang kepedulian.

“Setiap sekolah dan perguruan tinggi harus dilakukan razia urine berkala,” ucapnya. Maka itu, lanjutnya, untuk meminimalisir peredaran narkoba, harus serius meningkatkan penjagaan. Baik di pintu masuk darat, laut dan udara.

“Ciptakan dan bentuk semua unsur yang jujur, idealis dan tidak menerima suap. Jika ada, berlakukan penertiban bagi pemangku kebijakan dan harus tanggung jawab. Jika perlu, terus diganti (jabatan),” ungkapnya.

Sebelum generasi muda terkena narkoba, menurut Jihan, harus ada peran aktif orang tua untuk menjaga anaknya di lingkungan masing-masing.

“Jaga putra-putri, keluarga memonitor pergaulannya, dan menanamkan pendidikan agaman. Selain itu, ikut kegiatan positif dan berkumpul dengan lingkungan yang baik,” katanya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi