Nalar.ID

Kisah Hidup Delia von Rueti, Srikandi Penyelamat Hutan

Nalar.ID – Di dunia fashion, sosok Delia Von Rueti sudah tidak asing lagi. Desainer perhiasan kelas dunia ini kerap meluncurkan koleksi dan karya yang digunakan tokoh dan pesohor mancanegara. Sebut saja keluarga besar Al Fayed, Sharon Stone, hingga Michelle Yeoh.

Sebelumnya Delia telah menggagas kampanye Love & O2 tahun 2016 silam. Ini merupakan sebuah panggilan dan kampanye untuk mencintai bumi.

Bersama Love & O2 yang digagas oleh Delia, diharapkan masyarakat Tanah Air bisa meningkatkan kesadaran dan menyebarkan cinta untuk bumi.

“Melalui ini (Love & O2) saya memiliki mimpi besar membangun Taman Hutan Hujan Tropis untuk pertama kali di Indonesia,” kata Delia, dalam siaran tertulis yang diterima Nalar.ID, Rabu (25/9).

Ia menyebut, ada beberapa pejuang lingkungan yang sejati dan orang-orang yang tak bahagia hanya menyumbangkan waktu atau uang untuk amal lingkungan.

“Tetapi juga mereka yang karyanya punya dampak mendalam pada penyusunan rancangan undang-undang atau keberhasilan suatu proyek,” tambahnya.

Pangeran Albert hingga Melinda Gates

Delia menambahkan, kampanye mendapatkan dukungan dari orang-orang berpengaruh seperti Pangeran Albert II dari Monako, Melinda Gates, hingga Susi Pudjiastuti.

Menurutnya, Love & O2 adalah kampanye penyadaran, seruan bagi Ibu Pertiwi, melestarikan dan melindungi hutan hujan Indonesia. Serta menginspirasi orang untuk mengikuti langkah-langkah mereka dan membantu dengan segala cara yang mereka bisa.

Diketahui, Love & O2 menyumbangkan 2.500 hektar tanah dengan mimpi membangun taman hutan hujan tropis pertama yang dinikmati oleh generasi. Tanah itu mengubahnya secara permanen. Dari lahan pertanian menjadi Nilai Konservasi Tinggi (HCV).

“Ini sebenarnya undangan, bagaimana kita bisa mencintai diri kita mungkin sedikit lebih. ‘Mu’ itu berarti kita, dan ‘Ku’ adalah anak-anak kita, masa depan kita dan generasi kita berikutnya,” lanjutnya.

Dalam gerakan ini, Delia menegaskan tindakannya ini sama sekali tidak terhubung dengan lembaga swadaya manusia atau organisasi amal apapun.

“Ini hanya sumbangan saya untuk negara yang saya cintai. Kami menjual barang dagangan kami dengan pengetahuan bahwa semua mendapatkan untung dari masing-masing satu yang dibelikan dan membantu melindungi, menanam, dan memelihara taman. Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata,” tegasnya.

Melalui proyek ini, Delia bertujuan untuk menginspirasi orang banyak dalam membantu setiap cara kecil yang mereka bisa. Mulaidari menambahkan tanaman di kebun mereka.

T-shirt hingga Syal

Delia berharap, kampanye ini akan tumbuh dan menjangkau setiap orang di Indonesia dan seluruh dunia.

Untuk menyelamatkan dan memelihara hutan hujan, Love & O2 melakukan beberapa inisiatif. Diantaranya, dengan memproduksi produk mereka sendiri, seperti t-shirt dan syal yang dirancang oleh Delia sendiri.

“Dengan membeli masing-masing produk itu akan menuju penanaman dan pemeliharaan pohon dalam taman tropis. Tak hanya produk fashion, Love & O2 juga memiliki merek lain yang disebut ‘Overdozz With Love from Bali’. Ini makanan sehat. Biasanya dikenal sebagai granola yang mengandung 10 bahan sehat,” ujarnya.

Lahir di hutan Sumatra, Indonesia, Delia merupakan seorang dermawan, seniman, wirausaha, dan advokat, yang bersemangat untuk pertanian berkelanjutan.

Komitmen filantropisnya sejalan dengan perlindungan lingkungan dan pendidikan untuk pemberdayaan perempuan.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi