Nalar.ID

Klaster Perkantoran Fluktuatif, Pemprov Tegasnya Disiplin Prokes Meski Sudah di Vaksin

Nalar.ID, Jakarta – Angka kasus positif Covid-19 pada klaster perkantoran sempat mengalami kenaikan signifikan beberapa waktu lalu. Saat ini, angka kasus positif terbilang fluktuatif, cenderung menurun, yakni periode 19-25 April 2021 ditemukan 68 kasus dari 27 kantor.

Namun, tetap berpotensi terjadi peningkatan kembali. Maka, Pemprov DKI Jakarta menegaskan pentingnya disiplin protokol kesehatan walau banyak pekerja merupakan pelayan publik telah dapat vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menjelaskan saat ini pihaknya masih menyelidiki faktor pemicu meningkatnya klaster perkantoran dari data epidemiologi.

Di mana beberapa kasus yang ditemukan juga berhubungan dengan klaster keluarga. Kenaikan kasus 12-18 April 2021 juga karena faktor akumulasi data kasus positif minggu sebelumnya dari salah satu rumah sakit di DKI Jakarta.

Selain itu, peningkatan kasus selalu terjadi usai libur panjang yang harus diantisipasi adanya lonjakan kasus sekitar 14 hari dari waktu libur panjang itu.

“Sebagian kasus konfirmasi Covid-19 itu terjadi pada perkantoran yang sudah menerima vaksinasi. Kami perlu tegaskan, walau sudah divaksin, tak berarti kita bebas 100 persen dari Covid-19 dan melakukan kegiatan seenaknya. Implementasi protokol kesehatan harus diperketat konsisten oleh perkantoran,” tegas Widyastuti, kepada Nalar.ID.

Lebih lanjut, Widyastuti menyampaikan, pada kasus konfirmasi positif Covid-19 sesudah divaksin, sebanyak 21 persen adalah orang tanpa gejala. Lalu, 73 persen bergejala ringan, dan hanya 6 persen yang butuh perawatan rumah sakit, lalu sembuh.

Ia juga menekankan pentingnya vaksinasi sesuai tahapan yang dijadwalkan pemerintah karena dapat mencegah kesakitan dan kematian.

“Vaksinasi adalah upaya pencegahan sangat baik. Utamanya mencegah keparahan dan meninggal. Namun, penularan masih bisa terjadi walau sudah divaksin lengkap. Oleh karena itu, menerapkan prokes penting. Mari saling melindungi diri dan orang sekitar kita dengan menjalankan 5M,” imbuhnya.

Pemprov DKI Jakarta tetap mengimbau kapasitas ruangan di perkantoran hanya diisi 50 persen dan tetap menerapkan sistem bekerja dari rumah atau dari kantor. Jika ada yang melebihi kapasitas itu, diharapkan melaporkan ke Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya bisa melalui fitur JakLapor pada aplikasi JAKI (Jakarta Kini), dan akan ditindaklanjuti. 

Adapun, meski sudah dapat vaksinasi, bukan berarti seseorang akan 100 persen terlindungi dari infeksi Covid-19. Vaksinasi hanya memperkecil kemungkinan terjadinya gejala berat dan komplikasi akibat Covid-19 dan tetap bisa menularkan jika seseorang terinfeksi Covid-19.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi